PT. Bayer Indonesia Dibantu Dispentan Madina Bagikan Bantuan Pestisida Pada Petani Padi di 3 Kecamatan

Share it:



Madina, JournalisNews.com - Di tengah pandemi Covid -19 terpantau awak media  JournalisNews.com di Desa Sibaruang Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Natal) Sumatera Utara, PT. Bayer Indonesia dan pelaksana yang ditunjuk dari daerah Tapanuli Bagian Selatan adalah Kepala Gudang Sidimpuan Mual Situmeang dengan dibantu langsung Dispentan Madina lewat kordinator kecamatan atau Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kholifah, SP dan rombongan bertempat di ruangan terbuka depan kantor Kepala Desa Sibaruang.

Sementara itu, usai pembagian bantuan pestisida untuk para petani padi, awak media langsung mewawancarai pelaksana Mual Situmeang di depan kantor desa yang mengatakan,"bahwa bantuan ini murni dari PT. Bayer Indonesia atau perusahaan swasta, untuk para petani padi di Tabagsel namun kesempatan ini hanya dua kabupaten yang mendapat yakni Kabupaten Mandailing Natal dan Kabupaten Tapanuli Selatan

Lanjut Mual,"yang mendapat bantuan pestisida ini di Madina hanya tiga kecamatan yaitu Kecamatan Siabu, Kecamatan Bukit Malintang dan Kecamatan Nagajuang untuk di Kecamatan Siabu mencapai 3000 paket bantuan pestisida untuk petani padi, di Kecamatan Siabu, hari ini Jum,at (28/5/2021) harus tersalurkan dan sampai pada warga petani dengan mewakili dari 21 desa dan dua kelurahan.




PT. Bayer Indonesia lewat pelaksana yayasan, juga berharap semoga dengan bantuan pestisida ini, dimana masa-masa pandemi Covid-19 perokonomian lemah akibat dampak virus Covid, semoga masyarakat petani padi dapat terbantu hingga nanti bisa meningkat kan penghasilan pertaniaan padi di Tabagsel khususnya Kabupaten Madina. 

Di sisi lain Ida Boru Regar mengucapkan terimakasih pada perusahaan PT. Bayer indonesia yang telah memberikan bantuan untuk para petani padi di desa sibaruang ini semoga bantuan yang diterima warga petani, dapat mengurangi beban kami untuk bertanam padi dan bisa meningkatkan pendataan nantinya. (RG)
Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: