Terkait Tuntutan Penutupan Ternak Ayam Di Hamparan Perak,Komisi III DPRD Deli Serdang Akan Tinjau Langsung Lokasi Peternakan

Share it:

Tampak peteranakan ayam milik Djudjur Bunadi alias Aseng Kandang yang beroperasi di tengah pemukiman warga Dusun I Desa H.Perak (foto,Ist)

Deli Serdang, JournalisNews.com - Menindaklanjuti rapat dengar pendapat (RDP) pada tanggal 18 Maret 2021 terkait penutupan ternak ayam dilingkungan pemukiman rumah warga Dusun I dan Dusun III Desa Hamparan Perak Kecamatan Hamparan Perak,Komisi III DPRD Kabupaten Deli Serdang kembali menggelar rapat dengar pendapat (RDP) yang kedua dengan para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Deli Serdang,Selasa (6/4/2021) sekira pukul 10.00 Wib.




RDP tersebut digelar di ruang rapat Komisi III DPRD Kabupaten Deli Serdang Jalan Negara Medan - Lubuk Pakam No.1 Lubuk Pakam,rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang H.Nusantara Tarigan,SE dengan didampingi Ketua Komisi III Muhammad Adami Sulaiman,M.Ag, politisi dari partai PPP daerah pemilihan (Dapil) 5 Kecamatan Hamparan Perak dan Kecamatan Labuhan Deli,dengan dihadiri Kadis Lingkungan Hidup Deli Serdang Ari Juhari Purba,Kadis Peternakan Deli Serdang diwakili Plt.Kabid Peternakan Refli Sofyan,Kadis Pertanian Deli Serdang diwakili Kasi Kasmaret Absan Wardah,S.PT,Kadis Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PPSTP),Sekretaris BPD Kecamatan Hamparan Perak Muhajirin T,dan perwakilan masyarakat Desa Hamparan Perak Mat Jafar.


Sangat disayangkan dengan alasan yang belum jelas,Camat dan Kades Hamparan Perak tidak menghadiri rapat dengar pendapat itu.

Agenda rapat mendengarkan keterangan para peserta rapat terkait perizinan usaha peternakan ayam pedaging yang berada di Dusun I dan Dusun III Desa Hamparan Perak Kecamatan Hamparan Perak,milik Djudjur Bunadi alias Aseng Kandang yang dikeluarkan dari masing-masing instansi terkait. 


Seperti yang disampaikan pimpinan rapat yang mengatakan mengapa bisa dikeluarkannya perizinan usaha terhadap peternakan ayam pedaging yang berlokasi di tengah-tengah pemukiman rumah warga Dusun I dan Dusun III Desa Hamparan Perak ,yang juga berdekatan jaraknya dengan sarana pendidikan SD Negeri No.1O1743 dan UPT Puskesmas Hamparan Perak Jalan Besar Hamparan Perak/Kemerdekaan No.65 Hamparan Perak. 

Pimpinan rapat H.Nusantara Tarigan dalam penyampaiannya mengatakan cukup prihatin atas laporan masyarakat Dusun I dan Dusun III Desa Hamparan Perak dengan beroperasinya usaha peternakan ayam tersebut ditengah-tengah pemukiman warga.

"Ini sudah jelas-jelas melanggar Permentan No.40 Tahun 2011 dan No.31 Tahun 2014 tentang pertanian,salah satu poinnya yang menyebutkan ketentuan jarak ternak ayam yang diberi izin adalah 500 meter dari pemukiman masyarakat.Walau pun pihak pengusaha sudah memiliki perizinan atas usaha tersebut,pengusaha masih wajib memperhatikan tiga hal yakno masalah Radiasi,Bakteri dan Sanitas dari usaha ternak tersebut.Dan terpenting perlu kuta valuasi surat rekomendasi dari Kades dan Camat Hamparan Perak berikut melakukan penelusuran terhadap 10 (sepuluh) perwakilan masyarakat yang memberi izin atas beroperasinya peternakan ayam itu,"beber politisi dari partai Nasdem itu.

Lanjutnya,mencermati penyampaian dari para instansi pemberi izin atas usaha peternakan yang dimiliki Djudjur Bunadi,sangat disesalkan tanpa ada pengecekan awal dilapangan apakah layak diberi izin usaha peternakan tersebut.

Sementara itu,Muhammad Adami Sulaiman Ketua Konmisi III menegaskan bila perizinan yang diberikan kepada pengusaha peternakan ayam tidak sesuai dengan kenyataan dilapangan artinya menimbulkan bau tak sedap dan serangan  lalat ke rumah-rumah warga dan mengganggu kegiatan belajar sekolah serta kegiatan Puskesmas,maka perizinan tersebut perlu di evaluasi kembali.

"Sudah selayaknya perlu di evaluasi dan dikaji ulang perizinan yang diberikan pengusaha peternakan ayam milik Djudjur Bunadi mengingat lokasinya ditengah-tengah masyarakat yang menimbulkan bau tak sedap dan serangan binatang lalat kerumah-rumah warga.Berikut pengecekan izin mendirikan bangunan (IMB),Bila perlu dicabut perizinannya,"tegas Adami Sulaiman.

Setelah mendengarkan penyampaian dari seluruh peserta rapat,akhirnya pimpinan rapat H.Nusantara Tarigan mengajak para instansi (SKPD) pemberi perizinan untuk dapat ikut serta turun ke lokasi peternakan ayam milik Djudjur Bunadi yang berada di dua lokasi yakni Dusun I dan Dusun III Desa Hamparan Perak,sebelum.memasuki bulan suci Ramadhan.


Liputan khusus,Abdul Halil
Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: