Polsek Patumbak Berhasil Gagalkan Peredaran Ganja

Share it:



Medan, JournalisNews.com - Personel Unit Reskrim Polsek Patumbak berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis ganja, Jumat (9/4/2021). Dalam pengungkapan itu, personel mengamankan tiga orang kurir sekaligus pengedar.

Masing-masing berinisial, MF alias Fajar (28), warga Jalan Kacang, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, SL alias Putra (29), warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan IR (39), warga Jalan Binjai KM 13,8, Pasar Besar, Sungai Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji mengatakan, pengungkapan peredaran ganja itu berawal informasi dari masyarakat tentang adanya seorang lelaki berinisial R yang menjual narkotika di seputaran Jalan Binjai KM 13,8, Pasar Besar, Sungai Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

“Dari laporan itu, personel Reskrim Polsek Patumbak yang dipimpin Kanit, Iptu Sondy Rahardjanto bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan menyamar sebagai pembeli dengan memesan ganja seberat 2 Kg,” sebut Irsan didampingi Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza dan Kanit Reskrim, Iptu Sondy Rahardjanto, Sabtu (17/4).

Lebih lanjut, Irsan mengungkapkan, usai bertemu dengan R sambil membawa ganja 2 Kg yang telah dipesan personel pun langsung menangkapnya. Setelah tersangka R diamankan, personel melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah kontrakannya dan didapati 38 bal besar berisi ganja kering siap edar. “Dari pengakuan tersangka R bahwa barang bukti 38 bal ganja itu milik tersangka SLbdan MF,” ungkapnya.

Irsan menyebutkan, personel kembali melakukan pengembangan dengan menyuruh tersangka R menghubungi SL dan MF pemilik 38 bal ganja dengan diimingi uang senilai Rp10 Juta agar datang ke kediamannya.

“Selanjutnya, personel yang melihat kedatangan ke dua tersangka SL dan MF langsung menangkapnya tanpa perlawanan,” terang Irsan. “Jadi total barang bukti ganja yang kita sita seberat 40 Kg ini berasal dari Kabupaten Madina. Di mana ke tiga tersangka memiliki pekerjaan berbeda. Untuk tersangka IR penjaga malam, SL alias Putra dan MF alias Fajar penjual sate,” sambungnya.

Dia menambahkan ke tiga tersangka nekat mengedarkan ganja karena desakan ekonomi dan tidak memiliki biaya untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Atas perbuatannya ke tiga tersangka dikenakan pasal dan undang undang tentang narkotika dengan ancaman 20 tahun kurungan penjara,”pungkasnya. (Qadri)

Share it:

Kriminal

Post A Comment:

0 comments: