Masyarakat Desa Klambir V Kebun Melakukan Penolakan Pembangunan DPAC Ormas MKGR Di Lahan Eks PTPN 2

Share it:


Deli Serdang, JournalisNews.com -
Demi kepentingan sarana dan prasarana umum yang selama ini 'diduga' sudah beralih fungsi,akhirnya masyarakat yang tinggal di Dusun XIX Pasar IV Desa Klambir V Kebun beramai-ramai melakukan penolakan pembangunan kantor DPAC Khusus Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Kecamatan Hamparan Perak & Kecamatan Medan Helvetia berikut pembangunan Foodcourt (Cafe-red) di lahan eks PTPN 2 yang terletak di Dusun XIX Pasar IV Desa Klambir V Kebun.


Seperti dikutip keterangan dari salah seorang tokoh masyarakat Dusun XIX Pasar IV Desa Klambir V Kecamatan Hamparan Perak,Ilyas (65) kepada awak media ini,Minggu (4/4/2021) menerangkan bahawasanya lahan eks PTPN 2 yang luasnya mencapai 49 meter x 160 meter dan sudah kurang lebih 40 tahun semenjak ADM PTPN 2 Wan Asmaruddin Barus,lahan PTPN 2 tersebut dipergunakan untuk kepentingan sosial,agama,pendidikan dan sarana olah raga bagi masyarakat Dusun XIX Pasar IV Desa Klambir V Kebun.

"Kurang lebih sudah setahun ini lahan eks PTPN 2 tersebut diduga sudah beralih fungsi dengan didirikannya kantor DPAC Khusus Ormas MKGR Kecamatan Hamparan Perak dan Kecamatan Medan Helvetia yang diresmikan sejak 25 Agustus 2019 lalu berikut pembangunan Foodcourt.Padahal lahan tersebut sudah ada sebelumnya didirikan gedung Perpustakaan yang dimiliki YP PAB untuk anak-anak sekolah Dusun XIX Pasar IV Desa Klambir V Kebun.Dan sebelumnya juga sudah ada sarana olah raga bola Volly dan Basket.Intinya masyarakat Dusun XIX Pasar IV Desa Klambir V Kebun menolak dengan beralih fungsinya sarana kemasyarakatan tersebut,"tegas Ilyas.


Hal senada juga disampaikan Sugeng perwakilan masyarakat 
Siswadi (45) didampingi Sugeng (47) dari masyarakat Dusun XIX Pasar IV Klambir V Kebun mengatakan berdasarkan surat Rekomendasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Deli Serdang tertanggal 6 Januari 2021 yang ditujukan kepada Bupati Deli Serdang dan ditandangani oleh Wakil Ketua DPRD Deli Serdang Amit Damanik,yang menyebutkan sehubungan dengan hasil pertemuan masyarakat Desa Klambir V Kebun Kecamatan Hamparan Perak dengan Komisi I DPRD Deli Serdang yang dihadiri oleh Asisten I Setdakab Deli Serdang,Kabag Tata Pemerintahan Setdakab Deli Serdang,Kabag Hukum Setdakab Deli Serdang,ATR/BPN Deli Serdang,PTPN II Tanjung Morawa,Camat Hamparan Perak,Kades Klambir V Kebun,BPD Desa Klambir V Kebun,Ketua MKGR,Perushaan Foodcourt di lahan sarana olah raga Desa Klambir V Kebun yang dilaksanakan pada tanggal 18 Desember 2020 bertempat diruang rapat Komisi I DPRD Deli Serdang,dengan ini DPRD Kabupaten Deli Serdang memberikan Rekomendasi sebagai berikut:
1.Permasalahan pembangunan gedung baru yang disinyalir dipergunakan untuk Foodcourt agar dapat dihentikan sementara sampai menunggu hasil keputusan tetap dari pihak yang berkompeten.
2.Diminta kepada elemen masyarakat untuk saling menjaga kondusifitas dan kenyamanan di Desa Klambir V Kebun Kecamatan Hamparan Perak.
3.Disarankan kepada Muspika Hamparan Perak untuk melakukan mediasi sebagai antisifasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan ditengah-tengah masyarakat.




Dikesempatan yang sama,lain halnya yang disampaikan dari ketua DPAC Khusus Ormas MKGR Kecamatan Hamparan Perak dan Kecamatan Medan Helvetia Dedi Syafrizal (42) dengan didampingi Paidi bin Sadiman (73) mengatakan dengan didirikan Foodcourt (Cafe-red) harapannya masyarakat Dusun XIX Pasar untuk bisa bersama-sama berjualan makanan ditempat tersebut.Begitu juga dengan didirikannya kantor MKGR di lahan eks PTPN II tersebut dikatakan Dedi untuk dijadikan pos Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

"Sebelum dibangunnya Foodcourt dan kantor DPAC Ormas MKGR berikut pembangunan Foodcourt terlebih dahulu sudah melalui proses musyawarah bersama dengan para elemen masyarakat Dusun XIX Pasar IV Desa Klambir V Kebun.Artinya pembangunannya sudah sesuai kesepakatan bersama,"kata Dedi Safrizal yang diamini Paidi bin Sadiman.

Kades Klambir V Kebun Keluarkan Surat Pernyataan Sikap

Menyikapi kekisruhan yang terjadi terkait kedua belah pihak antara Masyarakat Dusun XIX Pasar IV Desa Klambir V Kebun dengan MKGR Ransus Kecamatan Medan Helvetia/Kecamatan Hamparan Perak,hal yang samanya juga dilakukan pihak pemerintahan Desa Klambir V Kebun juga memberi sikap tegas sesuai dengan surat Nomor: 123/KLVKB/2020 tertanggal 5 Oktober 2020 yang ditandatangani oleh Kepala Desa Klambir V Kebun Suhendra,yang menerangkan prihal tindaklanjut pembangunan Foodcourt di Dusun XIX Pasar IV Desa Klambir V Kebun yang ditujukan pertama kepada Ransus MKGR Kecamatan Medan Helvetia Kecamatan Hamparan Perak.Dan yang kedua kepada Masyarakat Dusun XIX Pasar IV Desa Klambir V Kebun yang isiannya sesuai dengan surat penolakan warga,tokoh pemuda Dusun XIX Pasar IV,remaja Masjid Nurul Huda,STM Nurul Huda,Perwiritan Bapak/Ibu dan BKM Nurul Huda yang diketahui Kepala Dusun XIX Pasar IV Desa Klambir V Kebun tentang penolakan didirikannya bangunan diatas tanah fasilitas umum masyarakat Dusun XIX Pasar IV Desa Klambir V Kebun supaya tidak terjadi kegaduhan yang timbul ditengah masyarakat maka kami selaku pemerintah Desa Klambir V Kebun dalam menyikapi hal tersebut menyampaikan sebagai berikut:
1.Bahwa karena tanah yang dibangun merupakan fasilitas umum masyarakat utamanya Dusun XIX Pasar IV Desa Klambir Kebun maka peruntukan dan keadaan sebagai fasilitas umum harus sama-sama dijaga.
2.Maka oleh karena itu kepada pengurus Ransus MKGR Kecamatan Medan Helvetia Kecamatan Hamparan Perak untuk menghentikan pembangunan tersebut dan mengembalikan peruntukan tanah tersebut seperti semula sebagai fasilitas umum.
3.Kepada masyarakat Dusun XIX Pasar IV Desa Klambir V Kebun khususnya diminta untuk sama-sama menjaga stabilitas keamanan lingkungan dan tidak melakukan tindakan-tindakan anarkis yang melanggar hukum. 

Kapolsek Hamparan Perak Arahkan Menghadap Manager PTPN 2

Pada kesempatan itu menyikapi kisruhnya penggunaan lahan eks PTPN 2 tersebut,Kapolsek Hamparan Perak Polres Pelabuhan Belawan Kompol Edwart Simamora,SH dengan didampingi Kanit Intelkam Ipda M.Bagariang bersama Panit 1 Reskrim Ipda Mhd Afis Zula dan personil menyampaikan beberapa poin yakni:
1.Kehadiran Polsek Hamparan Perak tidak ada niat memihak satu kelompok masyarakat.Kehadiran polisi dari Polsek Hamparan Perak hanya ingin memidiasi kedua belah pihak yang bertikai terkait penggunaan lahan eks PTPN 2 ini.
2.Diharapkan masyarakat khususnya yang berada di Dusun XIX Pasar IV Desa Klambir V Kebun untuk dapat menjaga Kamtibmas yang Kondusif.
3.Selanjutnya untuk kedua belah pihak agar dapat bersama-sama menemui Manager PTPN 2 Tanjung Morawa dengan kesepakatan waktu dan didampingi Kepala Desa Klambir V Kebun serta Kapolsek Hamparan Perak.Dengan tujuan berdiskusi untuk memohon petunjuk kejelasan penggunaan lahan eks PTPN 2 tersebut.

Sebelum acara musyawarah yang dipromotori Kapolsek Hamparan Perak itu,Kepala Desa Klambir V Kebun,Suhendra juga memberikan saran yang sama dengan Kapolsek Hamparan Perak,yakni agar kedua belah pihak yang bertikai untuk bisa bersama-sama menghadap Manager PTPN 2 untuk meminta petunjuk kelangsungan penggunaan areal lokasi eks PTPN 2 tersebut.


Liputan,Abdul Halil
Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: