Buntut Aksi Tawuran Di Pekan Labuhan,Kapolres Pel.Belawan Perintahkan "Tangkap" Pelaku Pembacokan Anak Yatim

Share it:


Medan Marelan, JournalisNews.com -
Segera laporkan pembacokan terhadap anak yatim yang dilakukan pelaku tawuran yang terjadi beberapa hari yang lalu di Titi Dua Kelurahan Pekan Labuhan.Untuk biaya pengobatan anak yatim tersebut akan ditanggung seluruhnya oleh Kapolres Pelabuhan Balawan.


Selanjutnya,Kepada Kapolsek Medan Labuhan diperintahkan agar segera ditangkap pelakunya,untuk laporan warga maraknya peredaran narkoba dan perjudian yang juga terjadi di wilayah Kelurahan Pekan Labuhan agar di tindaklanjuti.Bekerjasama dengan Muspika yang ada,cari dan catat pengedar dan lokasi perjudian tersebut.Lakukan razia ke rumah-rumah warga dengan terlebih dahulu melakukan pendataan,agar tidak salah sasaran.

Masalah tawuran,diminta kerjasamanya peran orang tua untuk membina dan mendidik anak-anaknya untuk mencegah tidak ikut-ikutan tawuran,jangan sebaliknya orang tua malah mendukung dan ikut 'menyediakan batu' untuk anaknya tawuran.


Pernyataan tersebut ditegaskan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dr.Mhd Rahmani Dayan,SH,MH saat menyampaikan arahannya dalam rapat koordinasi bersama Muspika Kecamatan Medan Marelan dan para tokoh masayarakat,tokoh agama dan tokoh pemuda,Sabtu (17/4/2021) sekira pukul 10.00 Wib.

Rapat yang digelar di ruang aula kantor Kelurahan Pekan Labuhan itu membahas prihal mengantisipasi aksi tawuran di Jalan Yong Panah Hijau pada Bulan Ramadhan.



Dalam rapat tersebut hadir Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dr.Mhd R.Dayan,SH,MH didampingi Kapolsek Medan Labuhan Kompol Edi Safari,SH bersama Kasat Binmas AKP Gunawan,SH dan Kasat Intelkam Polres Pelabuhan Belawan AKP Syahrial Efendi Siregar,SH.

Turut dihadir para peserta rapat Danramil 10/ML Kapten (Inf) Abdul Manan Marpaung,Camat Medan Marelan M.Yunus,S.STP, Lurah Labuhan Deli Masytah,Lurah Tanah Enam Ratus Ramli Lubis,para tokoh masyarakat,tokoh agama,tokoh pemuda dan Kepala Lingkungan se-Kelurahan Labuhan Deli.

Rapat koordinasi diawali dengan pembukaan oleh protokol Lurah Labuhan Deli.Dilanjut dengan doa bersama,berikutnya acara pokok dengan menggelar diskusi bersama.Dengan agenda pokok pembahasan mengantisipasi aksi tawuran dan pemberantasan peredaran narkoba dan perjudian yang kerap terjadi di wilayah Kelurahan Labuhan Deli.

Diskusi diawali dengan penyampaian aduan dari tokoh agama warga Lingkungan VII Kelurahan Labuhan Deli,Mail (55) menyebutkan beberapa hari yang lalu telah terjadi aksi tawuran di Lingkungannya dan memakan korban seorang anak yatim yang terluka parah karena terkena bacokan oleh pelaku aksi tawuran.

"Di harapkan kepada bapak Kapolres Pelabuhan Belawan dapat kiranya menindak tegas para pelaku tawuran khususnya yang terjadi di wilayah Kelurahan Labuhan Deli,yang sudah sempat memakan korban.Salah seorang anak yatim mengalami pembacokan,"sebut Mail dihadapan Kapolres Pelabuhan Belawan.

Berikutnya hal yang sama juga disampaikan Andika Pratama (36) warga Lingkungan VII Kelurahan Labuhan Deli,kepada Kapolres Pelabuhan Belawan Andika mengadukan di tempat tinggalnya di Lingkungan VII Kelurahan Labuhan Deli maraknya peredaran narkoba dan perjudian. 

"Saya rasa lebih payah cari kunyit dari pada cari sabu-sabu di Lingkungan saya tinggal," keluh Andika.

Sambungnya,dalam mengantisipasi aksi tawuran susulan,kami para warga Kelurahan Labuhan Deli khususnya di Lingkungan VII dan Lingkungan VIII akan mengupayakan untuk mendirikan pos ronda.Yang akan didirikan di dua titik,pertama di perbatasan antara Lingkungan VII dengan Lingkungan VII serta satu titik di pangkal titi penyebrangan yang ada di Lingkungan VII.

Dikesempatan yang sama keluh kesah juga disampaikan oleh Kepala Lingkungan VIII,Yusuf (50) membahas jalan mengatasi kenakalan remaja antara tawuran,narkoba dan judi.

"Diharapkan sesegera mungkin berantas sekaligus tangkap para pelaku tawuran,narkoba dan judi pak polisi di kampung kami di Lingkungan VII dan VIII Kelurahan Labuhan Deli.Kami sudah resah,"kata Yusuf.
 
Berikutnya tokoh masyarakat dari STM Masjid Nurul Hidayah,H.Ramli Rasben (70) 
meminta kepada Kapolres Pelabuhan Belawan bersama Muspika segera adakan penyuluhan sosial dan sadar hukum serta pembinaan remaja dengan menyediakan lapangan olah raga. 

Menanggapi keluhan dan masukan para tokoh masyarakat,Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rahmani Dayan bersedia memfasilitasi sarana olah raga sekaligus menindak tegas pelaku tawuran,narkoba dan perjudian.Syaratnya masyarakat mau bekerjasama dengan polisi khusus Polres Pelabuhan Belawan.

"Saya sudah sampaikan kepada Gubernur,Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan agar di Belawan dibangunkan rumah-rumah Rusunawa untuk para nelayan,buat sekolah-sekolah gratis untuk anak-anak warga miskin, berikutnya mohon di perbanyak usaha UMK.Tujuannya selain untuk membantu perekonomian juga membantu pendidikan anak-anak kurang mampu,"pungkas Kapolres Pelabuhan Belawan.

Liputan,Abdul Halil   
Share it:

medan utara

Post A Comment:

0 comments: