Mengaku Miliki Sabu,Tak Berkutik Saat Digiring Ke Satnarkoba Polres Pematangsiantar

Share it:


Pematangsiantar, JournalisNews.com -
Mengaku memiliki narkotika jenis sabu-sabu dihadapan polisi,Hafizh (25) warga jalan Pattimura Kelurahan Tomuan Kecamatan Siantar Timur Pematangsiantar akhirnya digiring ke kantor Satuan Narkoba Polres Pematangsiantar jalan Sudirman No.8 kota Pematangsiantar,Selasa (2/3/2021) siang.


Dalam penangkapan tersangka tersebut,petugas Satnarkoba Polres Pematangsiantar dari tangan tersangka berhasil menyita paket narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bruto 0.29 yang disimpan tersangka dibawah rak TV tepatnya didalam 1 (satu) buah kotak rokok Armour.

"Selain itu petugas juga berhasil menyita barang bukti tindak pidana narkotika berupa 1 buah bong terbuat dari botol plastik dan 1  buah kotak rokok Armour yang berisi pipa kaca yang disembunyikan tersangka didalam lemari pakaian.Berikutnya 1 (satu) buah kotak rokok Gudang Garam yang berisi 3 buah plastik klip kosong dan 1 (satu) buah mancis.Dan dari atas rak TV ditemukan 1 (satu) unit Handphone,"terang Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy S.B Siregar,SIK melalui Kasat Narkoba AKP Kristo Tamba,SH,SIK,MIK yang dirilis Kasubbag Humas Polres Pematangsiantar Iptu Rusdy Yahya,SH dalam keterangan tertulisnya.


Kata Rusdy Yahya lagi,tersangka berhasil diamankan berkat informasi masyarakat yang menyebutkan ada seorang laki-laki yang memiliki narkotika jenis sabu di Jalan Pattimura Kelurahan Tomuan Kecamatan. Siantar Timur Pematangsiantar,tepatnya didalam gudang.Kemudian petugas Satnarkoba berangkat menuju alamat yang di informasikan untuk melakukan penyelidikan dan pengintaian sekaligus melakukan penangkapan terhadap tersangka.Berikutnya petugas menemukan gudang yang di curigai sesuai dengan informasi.

"Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor Satnarkoba Polres Pematangsiantar.Tersangka akan dijerat dengan pasal 111 ayat (2) Undang-Undang No.35 tahun 2009 tentang tindak pidana narkotika dengan ancaman pidana 7 tahun penjara,"sebut Rusdy Yahya mengakhiri keterangannya.



(Abdul Halil)
Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: