Soal Putusan PTUN, DPD Partai Berkarya Madina Berikan Keterangan

Share it:



Madina, JournalisNews.com - Faisal Nasution (foto) selaku Bendahara Partai Berkarya Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyatakan, bahwa kisruh di internal Partai Berkarya akan segera berakhir pada Putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) hari ini. 

Pada Putusan PTUN dengan amar putusan, menyatakan eksepsi Tergugat dan Tergugat II Intervensi tidak diterima. Adapun Pokok Perkara, 1. Mengabulkan gugatan untuk seluruhnya. 2. Menyatakan batal, 1. Keputusan Menteri  Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M. HH-1 AH 11.01Tahun 2020 Tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Beringin Karya (Berkarya) tanggal 30 Juli 2020, 2. Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asazi Manusia Republik Indonesia nomor M. HH.17 AH. 11.01Tahun 2020 tentang Pengesahan perubahan susunan Pengurus Dewan pimpinan Pusat Partai Beringin Kartya (Berkarya) Priode 2020-2025 tanggal 30 Juli 2020; 1. Mewajibkan Tergugat untuk mencabut, 1. Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M. HH-1 AH 11.01Tahun 2020 Tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Beringin Karya (Berkarya) tanggal 30 Juli 2020, 2. Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asazi Manusia Republik Indonesia nomor M. HH.17 AH. 11.01Tahun 2020 tentang Pengesahan perubahan susunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Beringin Karya (Berkarya) Priode 2020-2025 tanggal 30 Juli 2020, 1. Menghukum Tergugat dan Tergugat II intervensi untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp. 384.000,-( ( Tiga ratus Delapan puluh empat ribu) dan seterusnya. 

Demikian diungkapkan Faisal Nasution, Selasa (16/2/2021) lewat whatsapp yang diterima awak media ini, dengan demikian, lanjut Faisal, berakhirnya kisruh internal ini akan membuat seluruh kader Partai Berkarya kembali bersatu dan fokus membesarkan partai ke depannya. 

Siapun Pemenangnya pada putusan PTUN itu lah yang terbaik dan kita para pengurus partai di Mandailing Natal tidak berkubu-kubu serta menerima Keputusan PTUN dengan legowo. "Dengan dinamika Partai Berkarya selama ini adalah pembuktian semua kader Partai Berkarya siap untuk menyongsong Pemilu 2024 dengan kedewasaan partai,"lanjut Faisal

Faisal menambahkan lagi, Saatnya bersatu seluruh kader untuk membangun Partai untuk menjadi kontestasi di 2024 mendatang. "Kini saatnya seluruh kader di seluruh Indonesia bersatu, tidak ada lagi kubu-kubuan dan fokus untuk lolosnya Partai Berkarya untuk parliamentary threshold 2024," ujarnya.

Faisal melanjutkan, dengan berakhirnya kisruh internal partai, saat ini kader Partai Berkarya siap menjalani arahan Ketua Umum untuk bersatu dan membesarkan partai.  "Setiap kader siap bersatu sesuai dengan perintah Ketua Umum untuk tujuan dan cita-cita Partai Berkarya dari partai papan bawah menuju partai papan tengah," ujarnya lagi.

Faisal sangat senang dengan berakhirnya kisruh internal partai ini. Saat ini kader muda Partai Berkarya akan berkerja mewujudkan target partai di tahun 2024. "Kami sebagai Pengurus  Partai Berkarya bahagia ketika masalah internal Partai Berkarya telah selesai dan mengajak seluruh kader tetap solid dan tidak ada lagi kubu- kubu serta menerima putusan PTUN  dengan legowo,"tandas Faisal. (IS)
Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: