Satres Narkoba Polres Simalungun Ringkus Pengedar Sabu Rambung Merah

Share it:


Simalungun, JournalisNews.com -
AP alias Gones (32) pengedar atau penjual narkotika golongan I jenis sabu diseputaran atau sekitar Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun tak berkutik diringkus Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Simalungun, Rabu (24/2/2021) sekitar pukul 12.00 Wib.


Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK melalui Kasubbag Humas AKP Lukman Hakim Sembiring dikonfirmasi pada malam harinya sekira pukul 20.00 Wib mengatakan penangkapan pelaku Gomes berawal adanya informasi masyarakat melalui Aplikasi Horas Paten Polres Simalungun bahwa ada seorang laki-laki nama panggilan Gones mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu di sekitar daerah Rambung Merah Kabupaten Simalungun.


Selanjutnya Kasatres Narkoba AKP Adi Haryono,SH memperintahkan Kanit Idik Iptu Dwi Iven Siregar,SH melakukan penyelidikan dan pengintaian. Lalu hari Rabu (24/2/2021) siang sekitar pukul 12.00 WIB Kanit Idik dan Tim Opsnal itu berhasil meringkus pelaku AP alias Gones dibelakang rumahnya yang terletak di Jalan H. Ulakma Sinaga, Nagori Pematang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun tepatnya sedang duduk duduk kandang ayam.


Saat itu pelaku Gones membuang sesuatu ke atas seng rumahnya. Tim Opsnal mengetahuinya dan langsung melakukan pencarian dan ditemukan 3 bungkus plastik klip transparan yang berisi diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor atau bruto 0,52 gram di dalam botol plastik yang dibuangnya kemudian 1 botol plastik warna putih dan 1 pipet plastik.

Saat diiinterogasi awal,pelaku Gones mengakui kalau sabu itu miliknya yang dibeli dari seorang laki-laki di depan SMAN 5 Jalan Medan, Kota Siantar. Mendengar pengakuan itu Kanit Idik memperintahkan Tim Opsnal memboyong pelaku Gones dan barang bukti keruangan penyidikan Satres Narkoba Polres Simalungun.

"Hingga saat ini Pelaku AP alias Gones sudah diamankan guna dilakukan penyidikan dan diproses sesuai pasal 111 ayat (1) Subs pasal 112 ayat (2) Undang-Undang No.35 Tahun 2009 tentang tindak pidana narkotika.Dengan ancaman pidana 7 tahun penjara atau hukuman mati,"kata AKP Lukman Hakim Sembiring, SH mengakhiri.



(Abd Halil/humas_polres_simalungun)
Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: