Makin Menjamurnya Bangunan Tanpa Izin di Kecamatan Medan Deli

Share it:



Medan Deli, JournalisNews.com – Semakin menjamurnya bangunan rumah toko (ruko) di daerah Kecamatan Medan Deli Kota Medan banyak yang terindikasi tidak memiliki surat izin mendirikan bangunan (SIMB).

Hal ini terbukti dari hasil investigasi yang dilakukan Redaksi JournalisNews.com yang mendapati salah satu bangunan yang berada di Jalan Rumah Potong Hewan (RPH) Lingkungan X Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli tepatnya di depan Gang Suparni diduga tidak ada didapati plank SIMB, bangunan 2 (dua) unit dengan 3 (tiga) setengah lantai saat ini sedang dalam proses penyelesaian alias finishing.

Informasi dari narasumber kepada redkasi JournalisNews.com mengatakan, bahwa sebelumnya pemilik bangunan (tidak disebutkan namanya) sudah pernah didatangi Tim dari pihak Trantib Kecamamatan Medan Deli beserta Sat Pol PP Kota Medan, namun sayang tidak adanya tindakan tegas yang diperbuat oleh Tim terhadap bangunan sudah terang benderang menyalahi Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan itu. Masih berjalan “mulusnya” pengerjaan bangunan ini, terkesan Tim 'diduga' sudah main mata dengan para pemilik bangunan.

Sementara itu, saat investigasi tim media berlanjut ke Jalan Metal Lingkungan XIX Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli. Lagi-lagi tim media menemukan adanya 4 (empat) unit rumah toko (ruko) yang sedang dalam pengerjaan pembangunannya dengan jumlah lantai 2 (dua) lantai.Bahkan terpantau 1 (satu) unit bangunan ruko sudah dalam penyelesaian pembangunannya (finising).

Dari hasil investigasi awal tidak ditemukannya plank Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) disekitar bangunan yang di keluarkan oleh Dinas Perizinan kota Medan. Pemilik bangunan yang mengaku bernama Abes saat ditemui dan ditanya prihal perizinan pembangunan keempat unit ruko tersebut, Abes mengatakan perizinan sedang diurus.

Warga turunan Tionghoa itu dengan nada lantang menghardik wartawan dengan mengatakan apa urusan wartawan tanya-tanya soal perizinan. Namun dengan tenang tim media menjawab pertanyaan pemilik bangunan yang arogan tersebut, kru menjawab "sebagai sosial kontrol dengan dasar melaksanakan profesi yang mengacu kepada Undang-Undang No.40 Tahun 1999 Tentang Pers dan mengacu kepada Undang-Undang No.14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) seorang wartawan memiliki hak bertanya apakah bangunan tersebut dibangun dengan terlebih dahulu mengurus perizinannya oleh pemilik bangunan.

Mengenai menjamurnya bangunan tanpa SIMB di daerah Kecamatan Medan Deli, sampai berita ini ditayangkan, Camat Medan Deli Feri Suheri, S.Sos belum bisa ditemui maupun dihubungi lewat telepon selulernya. 

Seperti yang diketahui untuk mendirikan bangunan tanpa dilengkapi surat perizinan sudah jelas melanggar, 1. Perda No.4 Tahun 1995 tentang Rencana Umum Tata Ruang Kotamadya Daerah Tingkat II Medan. 2. Perda Kota Medan No.9 Tahun 2002 tentang Retrebusi Izin Mendirikan Bangunan. 3. Perda Kota Medan 17 Tahun 2002 tentang Retribusi Peruntukan Penggunaan Tanah. 4. Keputusan Wali Kota Medan No.3 Tahun 2005 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Medan No.9 Tahun 2002 tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan.

Melalui berita ini sangat diharapkan Komisi IV DPRD Medan dapat menindaklanjuti hal temuan awak media, karena bukan ini saja masih banyak bangunan tanpa IMB di wilayah Medan Utara ini, yang jelas sangat merugikan keuangan Pemko Medan karena tidak masuknya Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Tim)

Share it:

Medan

Post A Comment:

0 comments: