Kurang dari 24 Jam Pembunuh Pensiunan TNI Berhasil di Lumpuhkan Dengan Timah Panas

Share it:


Belawan, JournalisNews.com -
Dalam waktu kurang dari 24 jam Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengungkap sekaligus menangkap kedua tersangka pelaku pembunuhan berencana seperti yang diatur dalam pasal 340 Subs 338 jo 55 KUHPidana terhadap Parlidungan Napitupulu (62) yang merupakan pensiunan TNI,warga Jalan Jaring Udang I Lingkungan 28 Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan.


Hal tersebut dijelaskan Kapolres Pelabuhan Belawan Polda Sumut AKBP Dr.Mhd R.Dayan,SH,MH dengan didampingi Waka Polres Pelabuhan Belawan Kompol Herwansyah Putra,SH,M.Si saat menggelar Konferensi Pers dihadapan para awak media elektronik yang dilaksanakan diruang aula Wira Satya Mapolres Pelabuhan Belawan Jalan Raya Pelabuhan No.1 Belawan, Senin (11/1/2021) sekira pukul 11.30 Wib.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan Kompol Mustafa Nasution,SH,AKasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Kadek C.H,SH,SIK didampingi Kanit Resum Ipda Erikson Siahaan,SH,MH.

Dalam paparannya Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dayan mengatakan setelah sebelumnya team gabungan Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan berhasil menangkap tersangka IS, pada tanggal 04 Januari 2021 kemarin, kali ini team gabungan kembali berhasil menangkap S alias AL alias Wak Ali (50) warga Lorong supir Belawan yang merupakan eksekutor dalam kasus pembunuhan berencana terhadap korban. 

"Tersangka S alias AL alias Wak Ali, terpaksa dilakukan penembakan di bagian kaki karena melakukan perlawanan yang membahayakan petugas dan berusaha kabur saat dilakukan penangkapan," kata mantan Kapolres Humbahas itu.

Lebih lanjut AKBP Dayan mengatakan dalam penangkapan kedua tersangka, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa:
-1(satu) buah jaket parasut warna biru yang bercampur darah korban.(milik korban).
-1(satu) buah celana keper panjang (milik korban) warna hitam 
-Sepatu PDL (milik korban) 
-1(satu) buah topi warna cream dengan jaring coklat di temukan di kamar mandi(diduga milik pelaku) 
-1(satu) buah celurit ditemukan di kamar mandi. 

"Pelaku diancam pasal 340 Subs 338 jo 55 KUHPidana,dengan ancaman pidana 20 tahun atau pidana penjara seumur hidup atau hukuman mati," tegas AKBP Dayan.


(Abdul Halil)
Share it:

medan utara

Post A Comment:

0 comments: