Eka Putra Zakran: Makanya Wajar Dong Jika Emak-Emak Itu Ngamuk

Share it:


Eka Putra Zakran, SH Praktisi Hukum (foto,Ist)


Medan Deli, JournalisNews.com - Menyikapi telah terjadinya aksi emak-emak yang menghancurkan lokasi perjudian di Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli, Eka Putra Zakran, SH Praktisi Hukum Kota Medan menyanpaikan pendapatnya bahwa, tindakan tersebut puncak dari kemarahan masyarakat yang dalam hal ini di representasikan oleh kelompak emak-emak.

Sejatinya tindakan tersebut tidak perlu dilakukan, jika aparat penegak hukum bertindak tegas dalam mengawasi dan meminimalisir Pekat (Penyakit Masyarakat) dalam hal ini khusunya adalah judi.

"Makanya wajar dong jika emak-emak itu ngamuk dan menggeruduk lokasi judi tersebut, karena dampak dari perjudian ini kan fatal, antara lain karena judi membuat orang menjadi pemalas, rumah tangga berantakan, membuat orang menjadi miskin, membuat stres dan merupalan tibdak pidana. Artinya karena judi orang bisa masuk penajara. Hal itu diatur dalam pasal 303 KUHP ayat (1) diancam dengan pidana kurungan maksimal 4 tahun penjara," kata pangacara muda yang akrab di sapa Epza.

Menurutnya, judi hanya membuat orang kecanduan, malas bekerja dan ujungnya meningkat kriminalitas. Awalnya judi, setelah itu nanti muaranya ke pencurian, perampokan, pembunuhan dan lain sebagainya.

Jadi wajar jika emak-emak di Mabar itu marah, karena sudah resah akibat anak atau suaminya terlibat persoalan judi sehingga berakibat rumah tangga berantakan.

"Intinya aparatur penegak hukum, kalau tegas ya ndak mungkin ada permainan judi, sebab itu penyakit masyarakat dan harus di tutup agar kehidupan masyarakat menjadi tertib dan terarah," harapnya.


(Abd Halil/Epza)

Share it:

medan utara

Post A Comment:

0 comments: