Kapolda Sumut Paparkan Situasi Kamtibmas di Sumut Dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI

Share it:



Medan, JournalisNews.com - Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si menerima kedatangan tim kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR RI bidang hukum, HAM, dan keamanan bertempat di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (12/11).

Sebanyak 11 orang anggota Komisi III DPR RI hadir yaitu Ketua Tim kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR RI H. Ahmad Sahroni, SE, M.I.Kom, Marinus Gea, Bambang DH, Hj. Adde Rosi Khoerunnisa, S.Sos, M.Si, Romo H. R. M. Syafi’i, SH, M.Hum, Bambang Haryandi, SE, N.M.Dipo Nusantara Pua upa, SH, M.Kn, Dr. Hinca IP Panjaitan XIII, SH, MH, ACCS,  H. Nazaruddin Dek Gam, Mulfachri Harahap, SH, MH dan H. Arsul Sani, SH, M.Si.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Plt.Kajati Sumut Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H, M.H, Kakanwil Kemenkumham Sumut Sutrisno, S.H, M.H, Wakapolda Sumut Brigjen. Pol. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, PJU Polda Sumut,  PJU Kejati Sumut, PJU Kmenkumham Sumut serta Kapolrestabes Medan dan Kapolresta Deli Serdang. 

Beberapa hal yang dibahas dalam kunjungan tersebut diantaranya tentang penanganan Covid-19 di Sumut serta persiapan Pemilukada tahun 2020 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Selain itu, turut dibahas permasalahan lain terkait over kapasitas tahanan dimana Komisi III DPR RI akan menindak lanjuti kendala ini dan bertemu langsung dengan Menkopolhukam.

Kapolda Sumut dalam kesempatan tersebut memaparkan bahwa situasi Kamtibmas di Sumut saat ini aman dan kondusif dimana sesuai data kuantitas yang ada, terjadi penurunan gangguan Kamtibmas sebesar 26%.

"Dalam kurun waktu Juli sampai dengan November 2020, kami juga telah berhasil menahan dan memusnahkan 100 kg barang bukti Narkotika yang akan masuk ke wilayah Sumut dan kami telah menindak tegas terukur para pelaku pengedaran Narkotika", jelas Kapolda Sumut.

Lanjut, Kapolda Sumut mengatakan dalam upaya pencegahan Covid-19, Polda Sumut telah membentuk Tim Begu Ganjang Pemburu Covid-19, kemudian penyemprotan disinfektan, pembagian sembako dan masker, upaya pencegahan berbasis komunitas, membentuk 264 kampung tangguh, pelaksanaan Ops Yustisi dan Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional.

Terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2020, Provinsi Sumut merupakan wilayah terbanyak yang melaksanakan Pilkada. Sesuai dengan data wilayah yang paling rawan adalah Kab. Nias Selatan, yang kedua adalah Kota Medan, dan ketiga adalah Kab. Tapsel.

"Untuk seluruh anggota TNI dan Polri telah kami perintahkan untuk menjaga netralitas dalam menghadapi Pilkada di 23 Kab/Kota. Apabila ada personil yang tidak netral maka akan kami kenakan perkara disiplin dan kode etik", jelasnya.

Orang nomor satu dijajaran Polda Sumut ini juga berharap permasalahan kurangnya tempat rutan dapat segera diselesaikan dikarenakan rutan yang ada di Polda Sumut memiliki kapasitas tahanan sebanyak 400 orang, namun sudah mencapai 800 orang karena kekurangan lokasi tahanan. Dikhawatirkan hal ini berdampak kepada penyebaran Covid-19 dirutan, uang makan sudah minus dan terjadi kerusuhan. "Kami akan terapkan apa yang menjadi saran Komisi III DPR RI kepada Polda Sumut sehingga Polri dapat semakin dipercaya masyarakat", ujar Kapolda Sumut diakhir paparannya. (Qadri)
Share it:

Medan

Post A Comment:

0 comments: