Kabupaten Batu Bara Raih Peringkat Ke-2 Dalam Pencegahan Korupsi

Share it:


 
Batu Bara, JournalisNews.com - Dalam acara Monitoring dan Evaluasi MCP Pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui vidcon dihadiri Unit Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (KORSUPGAH) KPK-RI Azril, Kasatgas Unit Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (KORSUPGAH) KPK Wilayah I, Maruli Tua, Bupati Batu Bara Ir.H Zahir, M.AP, Sekda H. Sakti Alam Siregar, SH, Ka. Inspektorat, H. Attarudin, S.Pd, MM, dinas terkait, di aula Rumah Dinas Bupati Komplek Tanjung Gading. Kamis (05/11/2020).

Ka. Inspektorat H. Attarudim menyampaikan, bahwa sesuai dengan amanat Undang-undang (UU) Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang selanjutnya disempurnakan dengan UU No. 20 Tahun 2001. Pemkab  Batu Bara sangat antusias dalam melakukan pencegahan korupsi seperti mendorong transparansi penyelenggara negara seperti yang dilakukan KPK menerima pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan juga gratifikasi.

Memberikan rekomendasi langkah-langkah perbaikan kepada kementerian dan lembaga terkait. Modernisasi pelayanan publik dengan teknologi digital (pelayanan publik secara online) dan sistem pengawasan yang terintegrasi agar lebih transparan dan efektif. Dan hasilnya, pemkab Batu Bara mencapai peringkat ke 2 se Provinsi Sumatera Utara dan peringkat ke-17 Kabupaten se Indonesia. Dengan pencapaian 75,44% dalam hal pencegahan korupsi.

Sambutan Kasatgas Korsupgah wilayah I – Maruli Tua mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara yang telah berhasil meningkatkan prestasinya di bidang pencegahan korupsi. Dan saya berharap agar lebih ditingkatkan lagi prestasinya serta tidak ada lagi kasus penangkapan korupsi di lingkungan Kabupaten Batu Bara seperti sebelumnya. Di sela acara vidcon, pihak BPN Asahan menyerahkan Sertifikat Aset sebanyak 100 Sertifikat.

Sambutan Bupati Zahir, saya berterima kasih kepada BPN Asahan yang telah menyerahkan 100 sertifikat aset daerah dan ini telah memenuhi target 100% yang telah ditetapkan oleh KPK.  Nantinya saya meminta bantuan kepada KPK dan BPN untuk membantu Pemkab Batu Bara dalam penyelesaian aset yang belum terselesaikan. (Dani)
Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: