Di Tengah Bupati Zahir Riak Melawan Makelar Tanah, Salah Satu OPD Diduga Serobot Tanah Warga

Share it:



Batu Bara, JournalisNews.com - Di saat Pemerintahan Kabupaten (Pemdakab) Batu Bara mulai riak melawan makelar tanah. Pada sisi lain salah satu OPD di Batu Bara diduga telah melakukan penyerobotan tanah milik warga yang berlokasi di Pantai Sejarah Desa Perupuk Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batu Bara yang telah melakukan pembangunan Turap tampa sepengetahuan pemilk tanah. Minggu (22/11/2020).

Bupati Zahir, baru-baru ini ikut menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Kabupaten Batu Bara Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), di Ball Room Singapore Land, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, pada hari Jumat, (20/11/2020) kemarin.

Selain Bupati Batu Bara, Ir. H. Zahir, M.Ap juga dihadiri Ketua DPRD Safi'i, SH, Kepala BPPRD Rizali, S.Pd, Kepala BPN Asahan Syafrizal Pane, SH, Ketua Pengwil INI Sumut H. Ikhsan Lubis, SH S.Pn, Ketua Pengwil IPPAT Sumut Dr. Hj. Ella Wijaya  Alsa, SH, S.Pn, M.Kn, Ketua Dewan Kehormatan Wilayah INI  Sumut, Dr. Suprayitno, SH, S.Pn, M.Kn, Ketua APINDO Batu Bara, Aziz. 

Yang dalam sambutannya Bupati Zahir saat itu mengucapkan selamat kepada pejabat INI dan IPPAT yang dilantik. "Agar kekurangan-kekurangan yang ada dapat diselesaikan. Dan harapan zahir, semoga tidak ada lagi makelar tanah yang sering menimbulkan keresahan masyarakat,”ujar Zahir.

Sedangkan menurut Elha pemilik tanah yang tanahnya diduga telah diserobot, mengatakan ada pembangunan berdiri di atas tanahnya, tanpa ada pemberitahuan sama sekali. Namun hal ini akan diklarifikasi untuk mencari solusinya.




Disamping itu, Elha juga akui ada sebagian tanah milik pemkab batu bara yang diduduki oleh Badan Kepagawaian Daerah (BKD) dan ada juga tanah masyarakat. Selain itu, kuasa hukum Elha mengatakan, bahwa klainnya sangat dirugikan, dia meminta kepada pengembangan dan atau pengelola agar segera melakukan pertemuan, agar tidak menjadi titik temuan kedepan. tegas kuasa hukum pemilik tanah, Taufiq Tanjung, SH

Saat dikonfirmasi awak media OPD terkait selaku pelaksana proyek turap Saf'ii Musa Dinas kebudayaan pariwisata pemuda dan olahraga, menjelaskan memang ada pembangunan turap di wilayah pantai sejarah, namun hal ini nanti saya pertanyakan kepada timnya terkait penunjukan lokasi pembangun tersebut. Ditanya apa nama kegiatan pembangunannya?, tidak dapat diketahui Sumber Dana dari Dana Insentif Daerah (DID), berapa besar tidak dapat diketahui. Cetus Disbupora. (Dani)
Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: