Bupati Karo Pimpin Rapat Pembahasan Lahan Pertanian Untuk Pengungsi Sinabung dengan Masyarakat Desa Portibi Lama

Share it:



Karo, JournalisNews.com - Kepala Desa Portibi Lama Nelson Munthe menerangkan di dalam rapat bersama Forkopimda Karo di ruang rapat kantor Bupati Karo. Selasa (03/10/2020),"bahwa masyarakat Desa Portibi Lama telah bercocok tanam di lahan tersebut sejak tahun 2004 dan tidak pernah ada pelarangan dari pemerintah.

Nelson juga mengatakan bahwa masyarakat Desa Portibi Lama tidak pernah ada pemberitahuan dan sosialisasi dari pemerintah, bahwa lahan tersebut diperuntukkan untuk pengungsi Sinabung, sehingga masyarakat merasa kaget setelah mengetahui bahwa lahan tersebut sudah dibersihkan membuat masyarakat protes dan menghentikan segala kegiatan di lahan tersebut. Dan lahan tersebut sudah diolah masyarakat untuk lahan pertaniaan dan sebanyak 540 kepala keluarga telah bercocok tanam di lahan tersebut. Ujar Nelson

Sementara itu  Dinas Kehutanan Provinsi Sumut yang di wakili Jaka "menyatakan  bahwa Kementerian Kehutanan sudah memberikan izin untuk lahan pengungsi sinabung tahap lll seluas 480,11 hektar, itu diberikan karena rekomendasi dari Pemkab Kabupaten Karo untuk dijadikan lahan pertanian bagi pengungsi sinabung." Ujar Jaka

Sementara Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo lndriono, SIK, yang diwakili Kabag Ops Kompol Dearma Munthe. SH mengatakan,"supaya masyarakat Desa Portibi Lama,Dinas Kehutanan Provinsi Sumatra Utara dan Pemkab Karo supaya mencari solusi yang terbaik dalam permasalahan ini,"ungkapnya.

Sementara itu Plt BPBD Kabupaten Karo Nail Perangin angin mengatakan,"bahwa surat pemberitahuan kepada masyarakat Desa Portibi Lama sudah dilayangkan tahun 2019 supaya lahan tersebut tidak diolah oleh masyarakat untuk lahan pertanian,"ujar Nail.

Sementara itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, MH,"mengatakan kepada Dinas Kehutanan Provinsi Sumut supaya melakukan diskusi dengan masyarakat Desa Portibi Lama supaya mendapat solusi yang terbaik. 

Terkelin juga mengatakan supaya notulen rapat dibuat Dinas terkait untuk bukti dibelakangan hari. Terkelin juga berharap supaya pengerjaan lahan tersebut dapat dilanjutkan sehingga pengungsi Sinabung dapat mengolah lahan tersebut,"ungkapnya.
 
Masyarakat desa portibi lama yang diwakili Kaberma Munthe,"mengatakan bahwa lahan tersebut adalah milik leluhur Desa Portibi Lama yang sudah diolah untuk lahan pertanian warga sejak tahun 2004 dan warga juga meminta supaya lahan tersebut dikembalikan ke masyarakat.

Sementara itu Nempel Munthe sebagai tokoh masyarakat mengatakan,"bahwa tahun 1972 telah dilakukan penanaman oleh masyarakat dan tahun 1999 sampai 2002 telah mengajukan permohonan kepada Kementerian Kehutanan untuk dijadikan lahan pertaniaan masyarakat Desa Portibi Lama namun sampai hari ini belum ada jawaban dari Kementerian Kehutanan. (Charles Sitanggang)

Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: