Aplikasi 'Horas Paten' Cukup Efektif Menangani Keluhan Masyarakat Simalungun

Share it:


Simalungun, JournalisNews.com - 
Kembali sukses Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun Polda Sumatera Utara tangkap pengedar narkoba usai dilaporkan warga melalui Aplikasi Horas Paten. 


Aplikasi 'Horas Paten' yang diluncurkan Polres Simalungun Polda Sumatera Utara dianggap cukup efektif menangani keluhan masyarakat Simalungun.


Dikutip dari keterangan Polressimalungun.com menyebutkan terbukti pengedar narkotika golongan I jenis sabu - sabu yang kerap meresahkan warga Sei Langgei, Kelurahan Bandar Masilam, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, tepatnya di belakang SD Negeri 2 Bandar Masilam, dua orang tersangka ditangkap Satres Narkoba Polres Simalungun usai dilaporkan warga setempat lewat Aplikasi Horas Paten.

"Warga melaporkan kepada petugas piket melalui Aplikasi Horas Paten pada pukul 18.30 Wib,"ungkap Kasubbag Humas Polres Simalungun AKP Lukman Hakim Sembiring, Selasa (10/11/2020)




Usai menerima laporan dari Aplikasi Horas Paten,petugas piket Aplikasi melaporkan kepada Tim Opsnal Satnarkoba guna dilakukan penyelidikan.

Dipimpin Kanit II Ipda Rudi Hartono proses penyelidikan dilakukan dengan melakukan  pengintaian. Hasilnya, sekira pukul 21.00 WIB, Tim melihat beberapa orang laki-laki yang gerak geriknya mencurigakan sedang duduk-duduk di sebuah gubuk tersebut.



Tim selanjutnya melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan dua orang laki-laki yang mengaku bernama Sapruddin Damanik alias Udin (29) warga Lingkungan VII Kelurahan Perdagangan I serta rekannya bernama Farid Ilyas Siregar alias Farid (21) warga Pasar Baru Sei Langgei, Kecamatan Bandar Masilam Kabupaten Simalungun. Selain berhasil menangkap kedua tersangka, petugas Satres Narkoba Polres Simalungun juga berhasil menyita dari tangan keduanya beberapa barang bukti berupa narkotika jenis sabu - sabu.

"Dari tangan kedua tersangka diamankan empat belas plastik klip transparan  berisi sabu - sabu dengan berat kotor 2,51 gram. Satu buah handphone dan barang bukti lainnya," terang Lukman Hakim.


Masih kata Kassubag Humas itu,dari pengakuan tersangka barang haram itu diperoleh dari seorang laki-laki yang berdomisili di wilayah Bandar Marsilam.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke Mapolres Simalungun guna penyelidikan lebih lanjut.

"Seperti diketahui, layanan online ini bisa di download di telepon genggam berbasis Android," sebut AKP Lukman.


Dengan meng-Klik Aplikasi ini, polisi siap datang lebih cepat untuk membantu dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Di katakan Lukman Hakim lagi, tidak sedikit laporan fiktif yang dilakukan masyarakat, atau sekedar mencoba aplikasi, ketika kita hubungin nomor kontak dari masyarakat ada yang tidak aktif sama sekali dan ada yang aktif. Namun ada yang memberikan penjelasan masih mencoba-coba.

"Dengan demikian saya menghimbau kepada masyarakat untuk bijak menggunakan Aplikasi Horas Paten ini, gunakanlah sebagaimana peruntukannya, karena Kami hadir atau Polisi ada untuk masyarakat," harap AKP Lukman Hakim. 

"Kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 111 dan pasal 112 Undang - Undang RI No.35 Tahun 2OO9 tentang penyalahgunaan narkotika golongan I jenis sabu - sabu, dengan ancaman pidana 7 tahun penjara atau hukuman mati," tutup Kasubbag Humas Polres Simalungun AKP Lukman Hakim Sembiring dalam keterangan tertulisnya.


(Abd Halil)
Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: