Unit Reskrim Polsek Bangun Berhasil Bekuk Pelaku Judi Togel

Share it:

Pelaku Wasinton Simanjuntak (52) diapit petugas sesaat setelah berhasil diamankan (foto,Ist)

Simalungun, JournalisNews.com - Berkat informasi dari masyarakat yang layak dipercaya bahwa di warung kopi sekaligus warung tuak milik Sianturi ada seorang laki-laki melakukan perjudian dengan cara mengedarkan atau menjual angka tebakan jenis togel singapore, petugas Unit Reskrim Polsek Bangun Polres Simalungun yang dipimpin langsung Kanit Reskrim berhasil mengamankan seorang laki - laki mengaku bernama Wasinton Simanjuntak (52) warga Huta II Waringin Nagori Negri Malela Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun.



Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo,SIK melalui Kapolsek Bangun AKP L.S Gultom, SH dalam keterangan tertulisnya yang diterima
JournalisNews.com via WhatsApp menyebutkan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / X / 2020 / SU / SIMAL / Sek. Bangun, petugas Unit Reskrim Polsek Bangun berhasil menangkap Wasinton yang di yakini pelaku telah 
Melakukan perjudian angka tebak-tebakan jenis togel singapore, Kamis (29/10/2020) sekira pukul 15.00 Wib.

"Selain berhasil menangkap pelaku, petugas Unit Reskrim Polsek Bangun berhasil menyita sejumlah barang bukti dari tangan pelaku berupa 2 (dua) lembar kertas yang berisikan angka tebakan judi jenis togel Singapore, uang tunai sejumlah Rp. 306.000,- ( tiga ratus enam ribu rupiah) dengan rincian 5 (lima) lembar uang pecahan Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah), 3 (tiga) lembar uang pecahan Rp.10.000,- (sepuluh ribu rupiah), 4 (empat) lembar uang pecahan Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah) dan 3 (tiga) lembar uang pecahan Rp. 2.000,- (dua ribu rupiah)," terang Kapolsek Bangun.

Setelah dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti yang diduga kuat berhubungan dengan tindak pidana tersebut, kemudian pelaku dan barang bukti di bawa ke Polsek Bangun guna proses penyidikan lebih lanjut.

"Pelaku togel akan dijerat pelanggaran Pasal 303 ayat 1, huruf 1e, 2e, 3e, dan ayat 3 KUHP dengan ancaman hukumannya berupa pidana penjara paling lama 10 tahun,” tutup Kapolsek Bangun dalam keterangannya.

(Abd Halil)
Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: