Polsek Barusjahe Tangkap 3 Orang Perambah Hutan Konservasi

Share it:



Karo, JournalisNews.com - Petugas Polsek Barusjahe jajaran Polres Tanah Karo meringkus sebanyak 3 orang terduga pelaku perambah hutan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan. Ketiganya diringkus dari hutan konservasi Tahura Bukit Barisan lokasi di Desa Sikap, Kecamatan Barusjahe, Kab. Karo. Tanpa perlawanan, petugas mengamankan para pelaku yang nyaris jadi sasaran amukan warga (massa) yang merasa keberatan dan dirugikan karena kerusakan sumber mata air warga desa dari hutan itu.

Kapolsek Barusjahe Iptu Adil Ginting didampingi Kanitres Aiptu Rikardo Situmeang, Senin (19/10/2020) menyebut, penangkapan dilakukan pada Minggu (18/10/2020), penindakan yang dilaksanakan petugas ini berdasarkan adanya laporan masyarakat. "Kita mendapat laporan lisan dan tulisan dari tiga kepala desa di area sekitar hutan konservasi itu yang menyatakan bahwa disana telah terjadi perambahan hutan," katanya.

Atas laporan itu, polisi pun bergerak ke lokasi sambil berkoordinasi dengan pihak kehutanan untuk menindaklanjuti laporan pengaduan warga. Saat di lokasi, polisi menemukan tiga orang pelaku yang sedang membabat hutan dan menebangi pohon yang berada di areal hutan.

Kapolsek menyebut, ketiga pelaku yang diamankan yakni Dasarta Milala (47), Nalsal Krisna Sembiring (23) keduanya merupakan warga Desa Naman Kecamatan Namanteran, serta Putra Setiawan Sembiring (26) warga Desa Pasar II Padang Cermin Kecamatan Selesai, Langkat. Selain para pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti sebilah pisau berujung runcing dengan panjang 60 cm bergagang kayu dilapisi karet, sebilah parang babat dengan panjang 78 cm bergagang kayu dilapisi karet serta sebilah kapak bergagang kayu dengan panjang 55 cm.

Usai diamankan dan dibawa ke Mako Polsek Barusjahe, ke tiga pelaku menerangkan bahwa mereka telah 4 kali menebang pohon dan melakukan perambahan dalam kawasan hutan tersebut. "Berdasarkan pengakuan pelaku, mereka sudah membersihkan atau merambah serta memotong kayu sekitar 2 hektar," kata Kapolsek. Kemudian, katanya, rencana para pelaku merambah hutan untuk menjadikan areal hutan itu menjadi lahan pertanian.

Masyarakat ke tiga Desa tersebut juga sangat mengapresiasi pihak kepolisian yang cepat tangap atas laporan warga sehingga para perambah hutan konserpasi dapat ditangkap pihak kepolisian. (Charles Sitanggang)

Share it:

Kriminal

Post A Comment:

0 comments: