Polsek Bangun Berhasil Amankan Puluhan Pelajar Yang Ikut Aksi Unjuk Rasa di Kota Pematang Siantar

Share it:



Simalungun, JournalisNews.com - Pelaksanaan Operasi Yustisi 2020 Polres Simalungun Polsek Bangun guna pendisiplinan dan kesehatan kepada masyarakat dalam beradaptasi dengan kebiasaan baru dimana pademic Covid-19, Polsek Bangun Jalan Asahan Km 16,5 - 17 Nagori Bangun Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun, Senin (2/10/2020).

Kapoksek Bangun AKP L.S Gultom, SH menjelaskan bahwa Polsek Bangun melaksanakan kegiatan operasi Yustisi 2020. Melanjutkan perintah Kapolres Simalungun mengenai pelaksaan operasi Yustisi Covid -19 tahun 2020.

Melihat satu unit mobil jenis Cold Diesel BK 8530 OU diberhentikan, setelah pengecekan didapati puluhan penumpang remaja ada di dalamnya. Melihat hal tersebut AKP LS Gultom, SH bersama personilnya langsung memintak supir truck untuk masuk ke dalam halaman Mako Polsek Bangun guna meminta keterangan,”ucap Kapolsek.

Setelah di dalam halaman Mako Polsek dan meminta untuk semua penumpang yang ada di dalam truck untuk turun. Mereka sudah melanggar protokol kesehatan dalam antisipasi penyebaran Covid - 19, karena mereka sudah tidak lagi menjaga jarak.

Satu persatu puluhan remaja dimintai keterangan, dari para remaja tersebut, mereka menjelaskan bahwa mereka akan melakukan aksi unjuk rasa di Kota Pematang Siantar, namun dalam aksi unjuk rasa tersebut mereka tidak mengetahui apa maksud unjuk rasa yang akan mereka hadiri, saya hanya ikut ajakan teman, penjelasan mereka.
     
AKP LS Gultom, SH mengatakan, bahwa anak anak remaja ini masih berstatus pelajar ada yang kelas II SMA dan ada yang kelas III SMA namun ada remaja yang baru tamat selesai sekolah atau tamat dari pendidikan SMA.

Mereka mendapat ajakan melalui media sosial dengan pesan dari messenger untuk ikut melakukan aksi unjuk rasa di Kota Pematang Siantar, dan yang mau ikut agar berkumpul di salah satu SMA Perdagangan.





Untuk angkutan yang mereka tumpangi kita juga sudah mengintrogasi supir truck tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebenarnya supir tersebut akan menuju Kecamatan Tanah Jawa dan akan mengangkut barang dari sana, namun masih di daerah Perdagangan mobilnya dihadang truck tersebut oleh orang banyak anak anak remaja yang meminta untuk menumpang menuju Kota Pematang Siantar,”ungkap Kapolsek.

Untuk semua remaja diamankan semua diambil data dirinya dan kita panggil orang tuanya serta kita undang para kepala sekolah atau perwakilan dari sekolah mereka untuk diberikan penjelasan serta pembinaan kepada anak-anak remaja tersebut untuk tidak ikut ikutan melakukan aksi unjuk rasa, karena saat ini kita masih dalam pandemic Covid - 19, untuk itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan.

Mari bersana kita melawan Covid - 19 ini dengan rajin mencuci tangan menggunakan masker serta menjaga jarak, karena semua ini kita lakukan untuk kepentingan kita bersama semoga pandemi ini segera berakhir dan kita dapat melaksanakan aktivitas normal seperti biasa,” Tegas AKP LS Gultom, SH. (J. MK/SGN)
Share it:

Kriminal

Post A Comment:

0 comments: