Laksanakan Penanganan Dan Pencegahan Tawuran, Polres Pel. Belawan Gelar Rapat Koordinasi

Share it:


Belawan, JournalisNews.com - Dalam rangka penanganan dan pencegahan tawuran di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dr.Mhd R.Dayan,SH,MH didampingi Waka Polres Pelabuhan Belawan Kompol Herwansyah Putra,SH,M.Si memimpin rapat koordinasi.

Rapat yang digelar di ruang aula Wira Satya Mapolres Pelabuhan Belawan Jalan Raya Pelabuhan No.1 Belawan itu turut dihadiri Kapolsek Belawan Kompol D.J Nibaho,SH, Danyonmarhanlan I Letkol Marinir Farick M.Tr, Opsla diwakili Danrai Arhanud Yonmarhanlan I Kapten Marinir Asad, perwakilanan Kejari Belawan, Camat Belawan Ahmad Sunara,SP,MM, Danramil O9/MB Kapten Inf Rahimin, perwakilan Dinas Sosial, perwakilan Dinas Pendidikan, perwakilan Dinas Perbadayaan Perempuan Perlindungan Perberdayaan Masyakat Kota Medan, Forum Ànak Belawan Bersatu, FUI, Ketua MUI Belawan, Lurah dan Kepala Lingkungan se-Kecamatan Belawan dan perwakilan OKP yang ada di Belawan.  

Acara diawali dengan kata pembukaan dari Kapolres Pelabuhan Belawan yang mengatakan acara ini digelar bukan untuk saling menyalahkan atau memojokan antara satu kelompok atau satu instansi. Kita berharap pertemuan ini dapat memutuskan untuk membuat program kerja senergisitas semua elemen. Agar dapat bersama menangani persoalan kejahatan dikalangan anak - anak seperti tawuran.



Berikutnya, kata sambutan diawali dengan penyampaian dari tokoh masyarakat Belawan H.Irfan Hamidi yang menyebutkan masalah tawuran terjadi salah satunya yakni faktor tidak sehatnya jasmani maupun rohani anak - anak yang ada di Kecamatan Belawan yang tidak tahu mana yang baik dan yang buruk untuk tidak dilakukan.

Ditambahkan ketua Dewan Syuro Kesatuan Aksi Ummat Islam (KAUMI) itu mengatakan kejahatan yang ada di Belawan sudah terlanjur dikomsumsi taraf nasional, sehingga orang akan takut untuk berkunjung ke Kecamatan Belawan. Untuk kejahatan pungutan liar (Pungli) yang terjadi di dua titik yakni daerah Sicanang dan Kampung Salam.

"Kalau anak - anak kita punya fikiran sehat belum tentu akan terjadinya tawuran. Salah satu permasalahan yang terjadi berawal dari banyaknya anak - anak kita saat ini yang tidak bersekolah karena faktor Covid- 19," kata H.Irfan.

Diakhir penyampinannya, H.Irfan Hamidi menyimpulkan kehancuran moral yang terjadi dikalangan anak - anak di Kecamatan Belawan diduga ada dikoordinir oleh organisasi orang - orang dewasa. Dalam hal ini diharapkan peran penting hadirnya Dinas Sosial dan Dinas Pendikan Kota Medan untuk peduli kepada anak - anak yang putus sekolah. Ditambahkannya, Kecamatan Medan Belawan yang terdiri dari 70% adalah pesisir pantai, sehingga anak - anak yang ada di Belawan dengan kehidupan yang rentan dengan kegiatan yang melanggar hukum yakni yang diduga dengan mengkomsusi morfin dengan jarum suntik dan narkotika jenis sabu - sabu serta ganja atau gelek . 

"Seperti persoalan yang baru - baru ini terjadi yakni anak - anak yang  tinggal di Jalan Baru Madine lama dengan pelemparan batu anak - anak Gudang Arang Kelurahan Belawan Bahagia yang berakhir dengan aksi tawuran," imbuhnya. 

Sementara itu, hal senada juga disampaikan Camat Belawan Ahmad Sunara,SP,MM menyikapi masalah tawuran terjadi dikaŕenakan kurangnya pengawasan atau kontrol dan ketegasan para orang tua kepada anak - anaknya. Ditambahkannya lagi faktor kemiskinanan dan tingginya angka pengangguran dikalangan anak - anak yang putus sekolah. Begitu juga belum maksimalnya peran serta pihak - pihak perusahaan baik swasta maupun BUMN yang ada di Belawan terkait penyaluran dana CSR.   

"Saat ini ada 15.OOO lebih Kepala Keluarga para yang sudah terdaftar sebagai peserta keluarga sejahtera (PKH) yang sudah terbantu yang ada di Kecamatan Belawan. Disamping itu ada 18OO lebih anak - anak yang putus sekolah yang ada di Kecamatan Belawan. Dengan jumlah masyarakat keseluruhan di Kecamatan Belawan mencapai 713 ribu," papar mantan Sekcam Medan Kota itu.  

Dikesempatan yang sama Kadis Sosial Kota Medan diwakili Kabid Rehabsos Fakhrul Roji Pane menyebutkan Dinas Sosial Kota Medan dalam menyikapi permasalahan kejahatan dikalangan anak - anak akan berupaya bekerjasama dengan pihak - pihak terkait seperti Forkompincam di Belawan mencari jalan solusinya.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak Kapolres Pelabuhan Belawan yang telah mengundang Dinas Sosial untuk melakukan diskusi ini. Kami dari Dinas Sosial Kota Medan tetap akan mendukung sekaligus ingin bersama dalam mengatasi permasalahan kejahatan dikalangan anak - anak yang terjadi di Belawan dengan membuat program kerja bersama," kata Fakhrul Rozi Pane.


Begitu juga dengan pernyataan dari Kepala Seksi Perlindungan Hak Perempuan Dinas Perbadayaan Perempuan Perlindungan Perberdayaan Masyakat Kota Medan Wattini Sari Dewi,SH,MH yang mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan untuk memperdayakan anak - anak putus sekolah dengan membuat kegiatan edukasi keterampilan sesuai bakat dengan melakukan pelatihan.

Tepat pada pukul 11.OO Wib kegiatan rapat koordinasi berakhir dan ditutup dengan penyampaian kesimpulan dari sesi tanya jawab yang dikemas dalam diskusi, disampaikan oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dr.Mhd R.Dayan. 


"Kesimpulan dari pertemuan ini, saya sampaikan akan terus ditingkatkan patroli gabungan TNI, Polri bersama Forkompincam dan para tokoh. Segera akan dibuat posko - posko keamanan di titik - titik yang rawan sering terjadinya tawuran. Saya juga akan berkoordinasi dengan PT Pelindo I memohon untuk membuat sekolah - sekolah gratis untuk anak - anak putus sekolah, dan akan membuat tempat - tempat olah raga kepada anak - anak yang mempunyai bakat. Polres Pelabuhan Belawan akan terus menindak lanjuti laporan - laporan masyarakat terkait adanya kegiatan penyalahgunaan narkoba dikalangan anak - anak dan tentang beredarnya situs - situs di media sosial yang menampilkan tayangan kegiatan tawuran," tutup mantan Kapolres Humbahas itu dalam penyampaiannya.

(Abdul Halil)

Share it:

medan utara

Post A Comment:

0 comments: