Waduh Gawat !! Jalan Pancing I Simpang Martubung di Portal Masyarakat

Share it:

Medan Labuhan, JournalisNews.com - Berangkat dari keprihatinan sekaligus kepedulian rusaknya infrastruktur jalan Pancing I sekaligus pemicu terjadinya lakalantas yang sudah banyak memakan korban jiwa, untuk itu Aliansi Masyarakat Medan Utara Berdaulat (AMMUB) menggelar aksi lanjutan sebagai bentuk protes masyarakat dengan memasang portal jalan tersebut. Kamis (4/9/2O2O) sekira pukul 19.30 Wib.

Aksi pemasangan portal jalan Pancing I Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan oleh masyarakat tersebut sebagai aksi lanjutan yang terjadi pada tanggal 27 Agustus 2O2O lalu. Tepatnya masyarakat menggelar aksi protes yang terjadi di kantor Lurah Kelurahan Besar.

Disela - sela pemasangan portal berlangsung, ditemui JournalisNews.com, Salman sebagai koordinator aksi menjelaskan tuntutan aksi  Aliansi Masyarakat Medan Utara Berdaulat ada 3 (tiga) hal yakni, yang pertama sesegera mungkin dilakukan pemasangan portal di ruas jalan Pancing I Simpang Martubung, dengan tujuan untuk melarang melintas di jalan Pancing 1 setiap unit mobil truk gandengan (trado) melebihi muatan maksimum dengan muatan diatas 8 ton.

"Karena selama ini muatan truk - truk trado yang melintasi jalan Pancing ini bermuatan tonase lebih dari yang diizinkan. Artinya jalan Pancing ini dikatergorikan kelas III. Kesimpulannya jalan Pancing I ini bukan diperuntukan untuk dilalui mobil truk bermuatan lebih dari 8 ton atau tidak sesuai kelasnya," seru Salman. 





Sambung Salman, tututan kedua yakni masyarakat menuntuk pemerintah kota Medan untuk segera memperbaiki infrastrutur jalan yang rusak. Dan apabila jalan sudah diperbaiki dengan pengaspalan, Aliansi Masyarakat Medan Utara Berdaulat akan tetap melakukan pemasangan portal.

Tuntun ketiga yakni Aliansi Masyarakat Medan Utara Berdaulat akan tetap melakukan pemasangan portal dengan tujuan untuk menjaga keawetan jalan yang sudah diperbaiki (aspal). Diharapkan kepada Dinas Perhubungan kota Medan untuk menertibkan depo - depo atau gudang - gudang penyimpanan truk - truk trado yang dijadikan bengkel namun pada kenyataannya dijadi tempat penyimpanan truk - truk tersebut.

"Untuk dana pemasangan portal ini sendiri asli dari dana swadaya masyarakat dengan jumlah berkisar Rp 3OOO.OOO-, tanpa ada sumbangan dari pihak pemerintah maupun pengusaha dan dikerjakan secara sukarelawan," sebut Salman lagi.

Ditanya awak media apakah kegiatan pemasangan portal ini sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan kota Medan, Salman menegaskan sudah ada koordinasi dengan instansi terkait tersebut.

Sementara itu amantan awak media di lokasi pemasangan portal yang terjadi persis dipersimpangan jalan Pancing I dengan Kol Yos.Sudarso sempat terjadi kemacetan. Kesemua itu dikarenakan tidak adanya satu pun personil dari Kepolisian yang mengamankan lokasi pemasangan portal.

Terpisah, Kapolsek Medan Labuhan Kompol Edy Safari S,SH melalui Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Andi yang di hubungi JournalisNews.com mengatakan akan segera menerjunkan anggotanya untuk melakukan pengecekan ke lokasi pemasangan portal tersebut.

"Ok bang trims atas infonya, segera saya dan anggota melakukan pengecekan ke lokasi," kata mantan Kasat Tahti Polres Pelabuhan Belawan itu melalui sabungan telepon seluler.(Herman)
Share it:

medan utara

Post A Comment:

0 comments: