Pelaku Curas Diangkot Diringkus Polsek Patumbak

Share it:


Patumbak, JournalisNews.com - Tekab Unit Reskrim Patumbak terpaksa memberikan tindakan keras, tegas dan terukur terhadap kedua orang pria pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas). Kapolsek Patumbak Kompol Arifin Fahreza SIK MH melalui Kanit Reskrim Iptu Philip Purba SH MH dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (2/9/2020) mengatakan, kedua pelaku Curas ditembak karena melawan dengan mencoba kabur melarikan diri.


Diterangkan Kanit Reskrim, adapun kedua pelaku dimaksud bernama, Jona Nasution (22) warga Jln. Tritura Pergudangan Mobil Bus Makmur, Kec. Deli Tua dan Van Basten (32) warga Jln. Bajak IV Gg Makmur, Kel. Harjo Sari, Kec. Medan Amplas.

Diterangkan Iptu Philip, kedua pelaku harus berurusan dengan pihak kepolisian Polsek Patumbak atas dasar Laporan Polisi No : LP/ 551 / VIII / 2020 / SU / POLRESTABES / SEK PATUMBAK atas nama korban Hamzah Lubis seorang pelajar warga Jln. Elang, Kec. Kuota Dua, Kab. Pidie Nanggroe Aceh Darusalam.

Iptu Philip menjelaskan dari kedua pelaku Curas, polisi turut menyita barang bukti, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Revo dan 1 (satu) unit handpone merk VIVO milik korban yang berhasil diringkus petugas dari Jalan SM. Raja, Kel. Harjosari, Kec. Medan Amplas, Minggu (24/8/2020) pagi pukul 10.30 WIB.

Dibeberkan Kanit Reskrim, kronologi kejadian pada hari, Minggu (24/8/2020) tiga orang pelaku menghampiri korban Hamzah Lubis saat menunggu mobil bus tujuan Padang Sidimpuan di Jalan SM Raja tepatnya di depan Loket KUPJ.

Lalu, pelaku menghampiri korban dan menanyakan korban tujuan kemana lantas korban menjawab mau ke Padangsdimpuan. Selanjutnya pelaku Jona Nasution dan Van Basten menyetop angkot 07 untuk korban menuju ke loket bus tujuan Padang Sidimpuan.

Setelah korban naik ke dalam angkot, dua orang dari tiga pelaku ikut naik ke dalam angkot, 1 (satu) dari pelaku Ucok (DPO) duduk disamping kiri korban dan pelaku Jona Nasution duduk di depan/berhadapan dengan korban sedangkan pelaku Van Basten mengikuti angkot yang ditumpangi korban dari belakang menggunakan sepeda motor Honda Revo.

“Korban yang merasa curiga terhadap para pelaku sehingga korban meminta kepada sopir Angkot agar berhenti dan meminta pindah duduk dibangku depan sebelah sopir. Namun tiba-tiba 2 (dua) orang pelaku yang ikut naik angkot bersama korban langsung mencekik dan memiting leher korban serta mengambil paksa HP milik korban yang berada didalam kantong celana. Namun korban tetap berusaha melawan dan mempertahankan HP miliknya tersebut sambil berteriak minta tolong,” ujar Iptu Philip.

Setelah di depan Kantor Koramil, Kec. Medan Amplas sopir memberhentikan angkotnya tersebut spontan warga yang mendengar teriakan korban langsung menghampiri angkot dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Pada saat bersamaan Tekab Polsek Patumbak dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Philip Purba didampingi Panit Ipda M Yusuf Dabutar yang sedang mobile di seputaran TKP melihat ada laki-laki yang dikejar-kejar warga.

Selanjutnya sambung Iptu Philil Team langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan tersangka Jona Nasution. Kemudian Team melakukan introgasi kepada tersangka bahwa aksinya dilakukan bersama kedua orang rekanya Van Basten dan Ucok (DPO) berhasil kabur dengan mengendarai sepeda motor Honda Revo.

Setelah dilakukan pengembangan, petugas berhasil mengamankan pelaku  Van Basten. Berdasarkan dari pengakuan elaku an. Van Basten pada saat di Introgasi sudah 2 (dua) kali melakukan kejahatan yang sama di sekitar Jalan SM Raja.

“Kemudian team melakukan pengembangan untuk mencari tersangka Ucok Manalu (DPO). Lalu pelaku Van basten dan Jona Nasution menunjukkan tempat kediaman tersangka Ucok Manalu. Namun pada saat turun dari mobil, kedua tersangka mencoba melarikan diri dan melakukan perlawanan kepada petugas dengan cara merusak borgol secara paksa sehingga petugas terpaksa melakukan tembakan terukur terhadap kedua tersangka yang mengenai bagian kaki kedua tersangka,” ucap Kanit.

Kemudian kedua tersangka dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis dan selanjutnya diboyong ke Mako Polsek Patumbak guna proses hukum lebih lanjut. “Atas perbuatanya kedua pelaku melanggar Pasal 365 ayat (2) ke 1e dan 2e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” pungkas Iptu Philip. (Qadri)
Share it:

Kriminal

Post A Comment:

0 comments: