RAT CU Nusantara Tahun Buku 2019 Tidak Lagi Kondusif

Share it:



Tebing Tinggi, JournalisNews.com - Rapat Anggota Tahunan (RAT) CU Nusantara di Kantor Wisma Mangapu Tua Jalan Prof HM Yamin No,12 Km Tebing Tinggi Sumut, Tahun Buku 2019, Sabtu (15/8/2020) berlangsung aman dan terkendali di saat pembukaan.

Setelah acara dilanjutkan penyusunan, pengurusan pertanggung jawaban, dan Pengawas, pada memasuki periodesisasi keadaan tidak lagi kondusif, dimana untuk menyusun Koperasi yang baru (Formatur) yang dipilih oleh rapat, telah melakukan kesalahan yaitu dengan memenangkan, Chandra Olli Sidauruk SPd, MSi, masuk dalam jajaran pengurus terpilih, sedang beliau tidak hadir, dalam hal ini untuk menyusun Koperasi yang baru (Formatur) telah melanggar undang undang koperasi No 25 tahun 1992 karena pemilihan ini dilakukan langsung, anggota wajib hadir, tidak bisa diwakilkan, konon Pengurus yang mau dipilih, dan terpilih menjadi (Formatur) menggiring semua pihak terkait untuk diam, dan membiarkan langsung melantik, yang dipilih 8 orang, yang hadir 7 orang, salah satunya yang tidak hadir, Sdr Chandra Olli Sidauruk SPd, MSi yang tidak mengikuti rapat, itulah yang mau kita luruskan agar pemilihan pengurus CU Nusantara dibatalkan,"karena diduga cacat hukum,"Adapun yang mau kita benahi dalam pemilihan rapat tersebut diluruskan,” sebut Wilson Filip Siagian SP.

Sementara itu pemilihan Ketua,1 Pengurus CU Nusantara Drs Robel Sitanggang 2, Panitia (RAT) (TB) 2019 (a.Hasiholan Manurung b. Aleksander Harianja, c  Jalison Purba). 3, Panitia Nominasi (a. Berlin Sibarani b.Benny Samosir c. Drs Sirus Sitanggang d. Pardamean Hasibuan). 4. FORMATEUR (a. Drs Jonner Sitinjak (Anggota DPRD Tebing Tinggi). b. Junikar Simanjuntak c. Beslin Sibarani d Pardamean Hasibuan. e Hasiholan Manurung) 5. Penasehat Pdt MP Sianturi, MTh  6. Ketua BK3D Sumut diwakili Esbon Sihombing, SE  7. Dinas Perdagangan dan UMKM Tebing Tinggi, diwakili BPK Sekretaris Dinas, 8.Ketua Dekopinda Tebing Tinggi Bpk Ir Iboy Hutapea. 

Lanjut Siagian saat di konfirmasi media JournaliNews.Com kerumah, Kamis 20/8/2020, Siagian mengatakan, "jadi mereka sama dengan melanggar hukum Koperasi, dimana hukum Koperasi, UU No 25 tahun 1992 mengatur bahwa pemilihan pengurus dan pengawas Badan Koperasi harus dilakukan berdasarkan Asas Kekeluargaan, bukan melakukan tindakan pembiaran terhadap situasi yang ada.

Adapun yang dilanggar oleh semua pihak terkait pada (RAT) (CU) Nusantara Tahun Buku (TB) 2019. Terkait Pasal dan UU No. 1.UU No 25 THN 1992 Undang Undang PerKoperasian. 2.UU 1945 Pasal 33. 3. Tatib RAT TB 2019. 4. Akta Perubahan Anggaran Dasar CU Nusantara  yg termaktub dalam Bab XIV pasal 30 ayat, pengurus dan pengawas tidak boleh melanggar Undang Undang serta merugikan Koperasi.

Pasalnya Pemilihan Pengurus dan Pengawas CU Nusantara pada Rapat Anggota Tahun (RAT) Tahun buku (TB) 2019, "adalah tidak sah karena diduga melanggar Hukum yang ada di Wilayah Republik Indonesia. "Kadis Perdagangan dan UMKM Tebing Tinggi segera membatalkan, pihak CU Nusantara segera melakukan rapat ulang, anggota luar biasa, untuk memilih pengurus dan pengawas yang baru,”ungkap Wilson Filip Siagian SP.





Karena CU Nusantara adalah Koperasi Kredit yang ber Badan Hukum, dengan semboyan Koperasi berdiri dari Rakyat, untuk Rakyat. Jadi bukan Koperasi asal asalan, Koperasi berjalan berdasarkan Asas mufakat untuk bersama, "bukan melegalkan yang salah, "dan menjadikan pembiaran,  yang salah seharusnya di benahi atau diluruskan kembali, "karena pada dasarnya semua pihak terkait yang saya tuntut, telah bersama sama melakukan pembiaran terhadap pelanggaran hukum yang dikomandoi Formatur yang terpilih, bukan memperbaiki keadaan, malah lepas tanggung jawab, memilih 8 orang tetapi yang berdiri hanya 7 orang dan langsung melakukan Pelantikan, tanpa meneliti semuanya, jadi yang benar itu bila melakukan Pemilihan kepengurus dan Pengawas sekali lagi, jangan hanya ikut arus, akan tetapi memperhatikan betul orangnya hadir saat rapat, pengurus dan pengawas kalau tidak bisa hadir, dalam ruang rapat Koperasi CU Nusantara jangan dipilih, sedangkan undangan saja tidak bisa diwakilkan,”sebut Siagian.

Wilson Filip Siagian, menghibau kepada semua anggota Koperasi seharusnya pemilihan Ketua Koperasi, yang bisa bertanggung jawab. "Sekali lagi Penulis menuntut semua yang terkait, mohon dimengerti kepada, Dinas Perdagangan, dan UMKM Tebing Tinggi, membatalkan hasil pemilihan pengurus dan pengawas (RAT), CU Nusantara Tebing Tinggi, karena diduga cacat hukum. Pihak CU Nusantara melakukan pemilihan ulang, pengurus dan pengawas dengan membuat rapat anggota luar biasa,bila semua tuntutan dilaksanakan maka Penulis sangat berterima kasih kepada kita semua, Ucap Sagian. (Tim)

Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: