Peringati HUT RI Ke- 75 Sekaligus Hari Mangrove Sedunia, Gubsu Tanam Pohon Mangrove

Share it:

Langkat, JournalisNews.com - 
Dalam rangka memperingati HUT RI ke- 75 sekaligus hari mangrove sedunia yang jatuh tanggal 26 Juli 2020. Yang ditetapkan UNESCO sebagai Badan Internasional Mangrove, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di hutan Dusun VIII Kelantan Luar Desa Pasar Rawa Desa Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat. Senin (3/8/2020) sekira pukul 10.30 Wib.

Turut hadir dalam kegiatan itu
Kapolda Sumatera Utara diwakili oleh Waka Polda Sumut Brigjen Pol Dr.Dadang HartantoSH,SIK, M.Si, Pangdam I Bukit Barisan diwakili oleh Kasdam Brigjen TNI Didied Pramudito,SE, Direktur Jenderal PPKL Karliansyah M.S,
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Forkompinda Provinsi Sumatera Utara, Bupati Langkat Terbit Rencana P.A, Wakil Komandan Lantamal I Belawan, Kepala SPN Polda Sumut Kombes Teguh Y, SIK, MH, Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga,SIK, Forkopimda Kabupaten Langkat,
Forkopinca Kecamatan Gebang,
para Kepala Desa se-Kecamatan Gebang, Kelompok masyarakat BPDASHL Wampu Sei Ular dan Ketua Kelompok LPAD Desa Pasar Rawa.





Rangkaian acara di awali dengan penanaman pohon mangrove serentak sebanyak 2020 pohon mangrove oleh Gubernur Sumatera Utara beserta unsur Forkompinda Provinsi Sumatera Utara. Berikutnya, pembukaan oleh panitia (MC), dilanjut dengan pembacaan doa, laporan dari kepala Dinas Kehutanan pada kegiatan penanaman mangrove tahun 2020.

Sementara itu, dalam kata sambutannya Menteri LHK diwakili oleh Dirjer PPKL Karliansyah M.S
mengajak masyarakat untuk menjaga magrove untuk bumi kita.

"Setiapt tanggal 26 Juli kita memperingati hari Magrove Sedunia. Kehilangan Magrove di Indonesia adalah karena banyaknya hutan mangrove berupa ahli fungsi seperti perkebunan, perumahan, Industri maupun dijadikan tempat wisata," kata Dirjen PPKL mengawali penyampaiannya.

Lebih lanjut Dirjen PPKL menjelaskan magrove adalah salah sumber tempat hidup beberapa hewan maupun lainnya, pemerintah telah berupaya melakukan kegiatan perbaikan hutan mangrove. Pelaksanaan kegiatan menanam mangrove dilakukan di seluruh di Indonesia dengan menanam sebanyak 2020 pohon mangrove diseluruh masing - masing Provinsi di Indonesia.

"Saya selaku Dirjen PPKL mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah berpartisipasi dalam acara kegiatan penanaman mangrov pada hari ini," sebut Karliansyah,MS mengakhiri.

Sementara itu, mengawali arahannya Gubernur Sumatera Utara menyampaikan agar masyarakat kita semuanya selalu menggunakan masker pada saat melakukan setiap kegiatan, selalu mencuci tangan, dan menjaga kesehatan serta selalu menjaga jarak.

"Kenapa tuhan memberikan ujian dan cobaan covid 19 kepada kita, karena kita semua nya tidak pernah menjaga alam kita," sebut Edy Rahmayadi mengawali penyampaiannya.

Masih menurut mantan Pangdam I/BB itu mengatakan magrove saat ini sangat memperihatinkan karena saat ini banyak hutan mangrove beralih fungsi menjadi lahan perkebunan tanaman sawit. 

"Salah satu contoh perkebunan sawit yang disebelah kita ini.
Saya bertanya kepada pak Bupati Langkat kenapa ada pohon sawit namun Bupati Langkat tidak tahu milik siapa perkebunan sawit. Jangan sampai kita nantinya diakhirat ditanyakan apa yang dilakukan Bupati Langkat selama menjadi Bupati Langkat selama menjabat kenapa lingkungan hidup di Kab. Langkat," tanya Edy Rahmayadi sengaja dialamatkan kepada Bupati Langkat Terbit Rencana P.A.

"Saya berharap masyarakat di Kabupaten Langkat dan kelompok kelompok magrove dapat berpartisipasi dalam menjaga hutan mangrove demi kebaikan kita bersama. Mudah - mudahan kehadiran saya disini mengurangi dosa saya karena telah sama-sama berpatisipasi dalam kegiatan ini," ajaknya.

Masih menurutnya, mari sama - sama kita jaga hutan mangrove kita demi kelangsungan hidup kita dan kelangsungan hutan mangrove.

Pantauan dilapangan penanaman pohon mangrove bersama Gubernur beserta elemen pemerintah dan masyarakat dalam rangka HUT RI Ke 75 dan memperingati hari Magrove sedunia yang jatuh tanggal 26 Juli 2020 yang ditetapkan UNESCO sebagai Internasional Magrove.

"Hutan Mangrove memberikan banyak manfaat bagi kita antara lain Mencegah Instrusi Air laut, Mencegah Erosi dan abrasi Pantai, Sebagai tempat hidup dan sumber makanan beberapa jenis satwa yang memberikan manfaat ekologi dan ekonomi bagi masyarakat dan memberikan kontribusi besar kepada mitigasi dalam upaya pengurangan pamanasan global," tutup Edy Rahmayadi dalam penyampaiannya.(red)
Share it:

Post A Comment:

0 comments: