Pelatihan dan Sosialisasi Tanggap Bencana Banjir di Kelurahan Pasar Baru Kota Tebing Tinggi

Share it:


Tebing Tinggi, JournalisNews.com - Masyarakat Lingkungan satu dan lima, Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi mendapatkan Pelatihan dan Sosialisasi Tanggap Bencana Banjir yang digelar di Aula Kantor Lurah Pasar Baru, Kamis (27/8/2020).

Hadir dalam sosialisasi tersebut, Lurah Pasar baru Budi Wibowo, Kapolsek Iptu. Bringin Jaya, Wakapolsek Iptu. Zuprinaldi Sikumbang, Kanit Binmas  Iptu S. Pardede, Bhabinkamtibmas Suryanto, Bhabinsa Suhindan, Kepala Lingkungan, PKK, Anggota Karang Taruna, narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebing Tinggi Muhammad Hatta dan masyarakat terdampak banjir yang berada dekat dengan Sungai Bahilang.

Dalam sosialisasi tersebut, Muhammad Hatta dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tebing Tinggi yang bertindak selaku narasumber mengatakan, tujuan sosialisasi ini untuk mempersiapkan masyarakat yang ada di Kelurahan Pasar Baru untuk tanggap terhadap bencana banjir, khususnya supaya siap apa saja kemungkinan yang akan terjadi saat akan terjadinya banjir.

Sasaran sosialisasi ini adalah masyarakat yang menerima efek langsung banjir yaitu, Lingkungan satu dan lima, yang terdampak banjir. Dalam sosialisasi ini, yang saya sampaikan kepada masyarakat mengenai saat terjadinya banjir dan saat sebelum terjadinya banjir apa yang harus mereka persiapkan atau dilakukan, sehingga mereka bisa mengantisipasi mengurangi resiko bencana terhadap masyarakat.

Mengenai bantuan saat terjadinya banjir, kami dari BPBD akan memberi bantuan sesuai apa yang diminta oleh masyarakat. Kami mendapat informasi dari koordinator yang ada di Lingkungan yang terdampak banjir mengenai apa yang mereka butuhkan misalnya, makanan siap saji, selimut dan keperluan lainnya seperti, dapur umum dan kebutuhan bayi.

Sementara, persiapan yang dilakukan BPBD untuk mengantisipasi banjir yang tidak bisa diprediksi, BPBD kemungkinan akan membangun Early Warning System (EWS) atau peringatan dini bencana alam pada alat bantu penerima siaran televisi digital (set, top box) dan perangkat penerima televisi siaran digital adalah mekanisme pemberitahuan informasi bencana alam sedini mungkin pada suatu lokasi tertentu. Early Warning System ini nantinya akan dibangun di Hulu Sungai Bahilang, sehingga apabila air sungai di Kabupaten Simalungun naik bisa diketahui," papar Hatta.

Hatta menambahkan, mengenai normalisasi sungai, itu wewenang PUPR. Beliau juga menghimbau masyarakat, apabila terjadi banjir jangan panik, evakuasi di tempat yang lebih tinggi, amankan barang berharga, matikan aliran listrik, mengungsi di tempat aman, peduli tetangga dan hubungi dinas bencana," pesannya.

Di tempat yang sama, Lurah Pasar Baru, Budi Wibowo mengatakan, apabila terjadi banjir, Kepala Lingkungan harus ada kerjasama yang baik dan selalu melakukan koordinasi, baik sebelum maupun saat terjadinya banjir. Kepada masyarakat, apabila terjadi bencana lainnya seperti, kebakaran, pohon tumbang maupun kerusuhan dan lain-lain cepat laporkan ke Kepala Lingkungan. Saya juga akan siap turun apabila terjadi bencana," ungkapnya.

Sementara itu, usai acara sosialisasi, awak media ini bertemu dengan Ketua Karang Taruna Kelurahan Pasar Baru Fauzi Ahmad Harahap di kediamannya, kemudian beliau menanyakan terkait kegiatan sosialisasi dan mengatakan, apa ada orang Karang Taruna yang hadir. Awak media menjawab,”kata Lurah ada yang hadir.

Namun, Fauzi Ahmad selaku Ketua Karang Taruna Pasar Baru langsung mengatakan, aku selaku Ketua Karang Taruna Kelurahan Pasar Baru tidak diberi undangan. Lalu awak media menyampaikan kepada Fauzi Ahmad Harahap tentang ungkapan Lurah Pasar Baru Budi Wibowo yang menyebutkan bahwa, ada Anggota Karang Taruna yang hadir dalam acara sosialisasi tersebut.

Namun saat awak media ini bertemu Ketua Karang Taruna Kelurahan Pasar Baru, Fauzi Ahmad Harahap, mengatakan saya tidak ada menerima surat undangan atau diundang di acara sosialisasi Tanggap Bencana Banjir, Ketua Karang Taruna Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Fauzi Ahmad Harahap, saat awak media ini bertemu di kediamannya di Lingkungan satu, mengatakan tidak ada anggota Karang Taruna yang hadir, tentang kegiatan rapat sosialisasi di Kantor Kelurahan di Pasar Baru.





Lanjut Fauzi Ahmad Harahap, saya sebagai mitra Ketua Karang Taruna di Kelurahan Pasar Baru merasa keberatan tidak dilibatkan dengan adanya rapat sosialisasi Tanggap Bencana Banjir, karena saya juga mewakili Karang Taruna, sebagai Ketua di Kelurahan Pasar Baru ini. Saya menjadi Ketua Karang Taruna mewakili dari pada amanah masyarakat Lingkungan satu Kelurahan Pasar Baru, untuk membantu, apabila terjadi datangnya bencana banjir,”jelasnya.

Kita sebagai mitra Tarang Taruna di Kelurahan Pasar Baru supaya aktif, dan dapat membantu masyarakat, kita juga berharap sebagai Ketua Karang Taruna memohon kepada pihak kelurahan untuk merangkul Karang Taruna dalam bentuk kegiatan apa saja di kelurahan. Agar Karang Taruna melibatkan dirinya membantu di kelurahan yang di laksanakan kegiatan sosialisasi tanggap bencana banjir,”tuturnya.

Lanjut Fauzi Ahmad Harahap, menurut Warga Masyarakat Daerah yang rentan banjir besar di lingkungan satu Kel, Pasar Baru, Kec, Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi, kegiatan rapat sosialisasi Tanggap Bencana Banjir, semoga lancar sesuai dengan harapan masyarakat, saya selaku Ketua Tarang Taruna meminta kepada Badan Penanggulangan Banjir Daerah (BPBD) apa bila terjadi banjir besar di Kelurahan Pasar Baru Lingkungan satu harus siap siaga dan bergegas membantu warga masyarakat yang terkena banjir,”ungkapnya. (Tamsi)

Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: