Bupati dan Wabup Sergai Laksanakan Monev Pembangunan Desa di Pantai Cermin

Share it:


Serdang Bedagai, JournalisNews.com - Bupati Serdang Ir. H. Soekirman mengatakan, dirinya bersama Wabup Darma Wijaya hari ini melaksanakan tugas utama bidang pemerintahan, pembangunan, serta kemasyarakatan sekaligus melaksanakan tanggung jawab serta amanah masyarakat guna menunjukkan negara hadir di tengah rakyat.

Dalam membangun daerah, Pemkab Sergai menggunakan APBD murni, tetapi di tahun 2020 ada istilah refocusing atau realokasi, sehingga penggunaan dana tidak lagi murni untuk pengadaan barang dan jasa, akan tetapi difokuskan pada percepatan penanggulangan Covid-19.

Demikian juga halnya di Desa, biaya pembangunan Desa berasal dari Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD) juga terdampak refocusing dan realokasi pada tahun berjalan ini, sehingga banyak pembangunan yang tersendat.

Hal tersebut bergantung dari pada pajak tahun lalu di mana jika tahun lalu pajak tidak lunas dan laporan penggunaan APBDes belum selesai, maka berpengaruh pada realisasi ADD dan DD tahun ini untuk masing-masing desa. Selain itu, kegiatan hari ini juga adalah untuk melihat fungsi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan untuk tahun anggaran 2019 yang lalu.

Ungkapan tersebut disampaikan Soekirman saat melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Desa di Desa Naga Kisar, Desa Lubuk Saban, Desa Pematang Kasih, Desa Arapayung, Desa Kuala Lama, Desa Pantai Cermin Kanan serta berakhir di Desa Cilawan, Kecamatan Pantai Cermin, Senin (03/08/2020).

Dalam kesempatan itu, Soekirman mengucapkan terima kasih karena dengan pembangunan ini menunjukkan negara hadir di tengah-tengah rakyat di antaranya, dengan pembangunan infrastruktur jalan rabat beton, irigasi, pos siskamling, serta drainase dan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat lainnya. Hari ini kami ingin melihat progres pembangunan fisik tersebut serta sejauh mana bermanfaat kepada masyarakat serta hal-hal lainnya yang menyangkut kemaslahatan masyarakat," sebutnya.

Soekirman juga menyebutkan, kunjungannya menitik beratkan pada pajak yang tertunggak dari pembangunan di Desa tersebut. Dikatakannya, Pemkab Sergai sangat gencar menagih pajak tertunggak karena dana Pemerintah Daerah (Pemda) yang dialokasikan ke Desa termasuk besar. Apabila kewajiban pajak kurang dipatuhi, maka dana bagi hasil pajak dari Pemerintah Pusat juga akan tersendat ke Pemerintah Daerah serta Desa. Selain itu, jika pajak yang tidak disetorkan, maka akan terdapat aspek hukum, sebab dianggap melakukan tindak pidana penggelapan pajak.

Maka diminta kepada Kepala Desa untuk terus membereskan masalah pajak di Desanya masing-masing, karena selain untuk menghindari aspek hukum juga agar pembangunan lebih lancar untuk masyarakat sejahtera dan kami tidak ingin ada Kepala Desa yang terjerat hukum karena bermasalah dengan pajak. Untuk itu, saya minta kepada semua Kepala Desa  (Kades) agar sebelum akhir bulan Desember tahun ini, tunggakan-tunggakan pajak dapat diselesaikan," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Wabup H.Darma Wijaya menyoroti kegiatan produktif di tengah penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang mesti diperhatikan betul oleh masyarakat. Menindak lanjuti keluhan terkait kegiatan perekonomian serta pelaksanaan kegiatan hajatan yang melibatkan keramaian, menurut saya terkait izin serta aspek lainnya mengenai penanggulangan Covid-19, kami dari Pemerintah Daerah turut merasa prihatin. Pemerintah daerah tidak melarang, namun kita harus mengikuti himbauan Pemerintah Pusat serta harus dilaksanakan dalam batasan skala tertentu dan disesuaikan dengan penerapan Protokol Kesehatan Covid-19," ujar Wabup.






Terkait AKB, Wabup menyampaikan, kegiatan perekonomian bisa kembali bergerak namun kesehatan masyarakat adalah yang paling utama. Dalam era AKB ini, masyarakat kelihatannya menganggap kondisi sudah normal, padahal menurut data Posko Gugus Tugas Kabupaten Sergai, justru  kasus positif Covid-19 meningkat dengan adanya 48 orang yang dikonfirmasi terjangkit," jelasnya.

Sementara itu, sambung Wabup, untuk izin keramaian dan aktivitas persekolahan, sesuai Pergub AKB, maka Pemerintah Daerah menghimbau untuk kita semua agar mematuhinya, karena jika kita melanggar, maka pihak yang bertanggung jawab tentunya adalah diri kita sendiri," katanya.

Turut hadir pada kegiatan itu, Kepala OPD, Camat Pantai Cermin Aminuddin, S.Sos, Kades Naga Kisar, Ahmad, Kades Lubuk Saban, Soetrisno, Kades Pematang Kasih, Sutrisno, Kades Arapayung, Ahmad Alhadi serta Kades Kuala Lama, Usman, Kades Pantai Cermin Kanan, Basyaruddin, Kades Sementara, Suhendro, Kades Besar II Terjun Sulaimaniyah dan Kades Cilawan Tuhadi. (Alfian Haris)
Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: