Bocah Disabilitas Asal Medan Marelan, Mengundang Keprihatinan

Share it:

Muhammad Fathir (8) bersama neneknya Sulastri (foto,Abd Halil)

Medan Marelan, JournalisNews.com - Sungguh miris hati kita melihat keadaan Muhammad Fathir (8) warga Gang Tanjung, Lingkungan XVI, Pasar 2 Barat, Kecamatan Medan Marelan.

Muhammad Fathir bocah malang ini mengalami cacat fisik (lumpuh) dan keterbelakangan mental sejak lahir. Bocah malang ini terlahir dengan usia kandungan 7 bulan (prematur).

Muhammad Fathir merupakan anak pertama sekaligus anak tunggal dari pasangan suami istri Doko (38) dan Sri Muliani (26). Namun, saat ini bocah malang ini hidup hanya berdua dengan ibu kandungannya, berhubung ayah dan ibunya sudah bercerai sejak 5 tahun yang lalu.

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Sri Muliani bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT). Selain menghidupi anak semata wayangnya, Sri Muliani juga menghidupi ibunya Sulastri (56) yang juga seorang janda.

Kepada wartawan, Sulastri yang merupakan nenek Muhammad Fathir mengatakan saat ini cucunya membutuhkan bantuan satu unit kursi roda. Mengingat nenek 3 orang cucu itu sudah tidak kuat lagi untuk menggendong Muhammad Fathir.

"Kami sudah 5 tahun tinggal di Gang Tanjung ini, dengan mengontrak rumah sebesar 750 ribu perbulan, untuk makan sehari - hari anak saya (Sri Muliani) bekerja sebagai pembantu rumah tangga," ujar nenek Sulastri mengakhiri penyampaiannya kepada wartawan.

Liputan, Abd Halil
Share it:

Post A Comment:

0 comments: