Sebanyak 200 KK Warga Kecamatan Tanjung Beringin Terima BRS

Share it:


Serdang Bedagai, JournalisNews.com - Sebanyak 200 Kepala Keluarga (KK) Warga Tanjung Beringin menerima Bantuan Rumah Swadaya (BRS) di Aula Kantor Desa Nagur, Aula Desa Pekan Tanjung Beringin, Dusun III Desa Tebing Tinggi dan Aula Desa Pematang Cermai Kecamatan Tanjung Beringin, Selasa (21/7/2020).

Bupati Serdang Bedagai Ir. H. Soekirman dalam sambutannya mengatakan, Bantuan Rumah Swadaya ini mensyaratkan penerimanya harus memenuhi kriteria antara lain, memiliki tanah dengan legalitas resmi, menempati rumah satu-satunya dengan kondisi tidak layak huni serta belum pernah menerima bantuan rumah dan sejenisnya dari pemerintah.

Selain itu penerima harus berpenghasilan sebanyak-banyaknya UMP setempat, diutamakan telah memiliki usaha untuk meningkatkan kualitas rumah, serta bersedia membentuk kelompok paling banyak 20 orang," jelasnya.

Selanjutnya, sambung Bupati, hal-hal seperti sandang, pangan, papan dan pembangunan hendaknya harus dipenuhi dengan saling bahu membahu demi mendukung keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat ini," sebutnya.

Terkait BRS, Bupati juga menyampaikan, bukan zamannya lagi kita berpikir “Biar Rumah Condong Asal Gulai Lomak”, tapi berubah menjadi Biar Rumah Tegak, Asal Gulai Lomak, karena kita harus menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya, mulai dari sandang, pangan dan papan," katanya.

Lanjut Bupati, bantuan ini meski jumlahnya tidak besar, namun tidak bisa dikatakan kecil juga. Saya pun ingatkan kepada para penerima agar jangan sampai dipergunakan untuk hal lain selain keperluan rumah dan tepat sesuai tujuan dari bantuan tersebut. Lanjutkan hal-hal yang baik dan perbaiki yang belum baik," pesannya.

Pada kesempatan itu juga, Bupati menjelaskan, turunnya bantuan kepada masyarakat hari ini salah satunya karena status Tanjung Beringin sebagai wilayah perbatasan, sebab Kecamatan Tanjung Beringin memiliki wilayah terluar yaitu Pulau Berhala.

Untuk itu, pemerintah memberikan bantuan kepada Kecamatan Tanjung Beringin, yang kecamatan lain tidak menerimanya. Untuk Kecamatan kita ini penerima BRS berjumlah total 200 KK melalui proses pengusulan dari Tingkat Desa hingga ditandatangani oleh Bupati sebagai Kepala Daerah. Maka dengan demikian, saya mengajak kita semua bersyukur dan tidak kufur terhadap nikmat Allah, dengan mempergunakan bantuan tepat sasaran serta mengakui dan mensyukuri pembangunan itu memang berlanjut," ungkapnya.

Selain itu, Bupati juga bersyukur meski Kabupaten Sergai telah memasuki zona merah sebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), namun sampai hari ini Kecamatan Tanjung Beringin terkhusus desa-desa yang dikunjunginya masih terlindungi dari penularan.

Memasuki masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini, Bupati juga menyampaikan apresiasi khususnya kepada masyarakat Desa dan Kecamatan Tanjung Beringin pada umumnya yang selalu disiplin menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.




Sebelumnya, Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman H. Martiam Purba, ST melaporkan, bantuan perumahan swadaya Kabupaten Sergai Tahun 2020 bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan penerima bantuan ini berdasarkan data usulan dari Pemerintah Desa. Penerima bantuan di Kabupaten Sergai ini berjumlah 200 KK dan masing-masing menerima bantuan sebesar Rp. 17.500.000 yang akan disalurkan melalui mekanisme transfer rekening.

Sementara itu, empat Kepala Desa yang hadir dalam kegiatan ini mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas bantuan yang telah diberikan, karena dampaknya sangat positif untuk memperbaiki kesejahteraan permukiman warga di desanya. Masing-masing Kepala Desa juga melaporkan jumlah warganya yang menerima BRS yaitu 50 KK di desa Nagur, 40 KK di Desa Pekan Tanjung Beringin, 50 KK di Desa Tebing Tinggi dan 60 KK di Desa Pematang Cermai.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPRD Sergai, Surya Anggara, Camat Tanjung Beringin Syafruddin SE, para Kepala Desa, fasilitator dan pengawas Progam BRS, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat. (Alfian Haris)

Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: