Ketua GTPP Terkelin Brahmana Terima Bantuan APD dari GPTI

Share it:


Karo, JournalisNews.com - Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, MH, selaku ketua GTPP Covid-19 menerima alat pelindung diri (APD) sumbangan pihak ketiga dari persekutuan gereja gereja Tionghoa indonesia (PGTI), senen (07/07/2020) pukul 09.30 Wib di stadion lapangan Samura Kabanjahe.

Turut disaksikan oleh  Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batu Bara, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriyono, Kajari Kab. Karo Denny Ahmad, SH, MH., Ketua KPUD Kab. Karo Gemar Tarigan, ST, Wadanyonif 125/SMB Mayor Inf Irwansyah, Dansub Denpom  I/2-1 Kapten CPM Dwi Darsono, Ketua Moderamen GBKP Pdt Agustinus Purba.

Penerimaan Alat Pelindung Diri (APD) ini, bersamaan dengan digelarnya upacara operasi pendisplinan protokol kesehatan Covid-19, oleh tim gabungan TNI /POLRI. Kata Terkelin Brahmana.

Tentu apa yang diberikan oleh pihak PGTI, kita patut berterimakasih dan apreisasi dalam kondisi sulit seperti sekarang ini, pihak Gereja Tionghoa masih mau membantu dengan mengkesampingkan suku dan ras.

Ciri kebhinekaan  PGTI, merupakan dasar landasan dan cinta kasih sehingga APD yang dibutuhkan masyarakat saat ini, akan kita distribusikan sesuai peruntukan tepat sasaran dan manfaat. Ucap Terkelin

Sementara perwakailan PGTI (persekutuan Gereja Gereja Tionghoa Indonesia) Ibrahim menyebut, bahwa pihaknya memberikan bantuan APD (Alat pelindung diri) sebanyak 3 kotak yang terdiri dari " masker kain" merupakan hasil dari kesepakatan jemaat di PGTI, sehingga apa yang terkumpul saat ini, dapat kami serahkan kepada ketua GTPP kab. Karo. Ujarnya

Pun begitu, kami berharap, APD yang disalurkan ini, jangan dilihat jumlahnya, namun manfaatkan-lah kepada yang sangat membutuhkan dikala saat pandemi Covid-19, belum jelas arah dan kapan berakhir. Tukas Ibrahim 

Dikesempatan itu, Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal Batu Bara mengapresiasi APD yang disumbangkan oleh PGTI, dalam rangka operasi pendisplinan protokol kesehatan yang sudah tahap dimulai sejak diresmikan Bupati Karo tadi. Ungkapnya

"APD (Alat pelindung diri) ini segera akan di distribusikan  ketengah tengah masyarakat, dengan cara turun kelokasi  titik  rawan kerumunan dan keramaian. Pencegahan inilah kita displinkan nantinya agar masyarakat tahu bahwa kehidupan tatanan normal baru, tanpa disadari harus dilaksanakan. Ujar Taufik. (Charles Sitanggang)

Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: