Kadisdik Tindak Lanjuti Harapan Bupati Batu Bara

Share it:



Batu Bara, JournalisNews.com - Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus menindaklanjuti harapan Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir M. AP, yang mengatakan bahwa Uji Kompetensi Guru (UKG) menjadi keharusan bagi tengaga pendidik baik ASN maupun non ASN sangat penting bagi guru ataupun lembaga dalam meningkatkan mutu pendidikan agar tercapainya tujuan pendidikan baik di kabupaten, provinsi maupun nasional.

Melanjuti harapan Bupati, Kepala Dinas Pendidikkan Kabupaten Batu Bara didampingi Sekretaris dan Kabid Disdik melaksanakan Uji Kompetensi Guru yang diselenggarakan di UPTD SMPN 1 Lima Puluh, Sabtu (04/07/2020).

Lanjut Ilyas, bahwa Uji Kompetensi Guru (UKG) sendiri memiliki kedudukan sebagai sarana kualifikasi untuk guru sebagai tenaga profesional. Berdasarkan Undang-Undang No 14 tahun 2005 mengenai guru dan dosen. Definisi profesional sendiri adalah sebuah pekerjaan ataupun kegiatan yang dilakukan seseorang serta menjadi sumber penghasilan kehidupannya yang memerlukan keahlian, kemahiran serta kecakapan untuk memenuhi standar mutu dan norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi.

UKG wajib diikuti semua guru dalam jabatan baik guru PNS maupun bukan PNS,”papar Ilyas. Ilyas menjelaskan manfaat Uji Kompetensi Guru, selain bermanfaat bagi para tenaga pendidik, Uji kompetensi juga dapat dimanfaatkan oleh Dinas Pendidikan untuk perencanaan kegiatan peningkatan kemampuan guru-guru kita atau lembaga lainnya

Ada sebanyak 1.226 orang peserta UKG dari jenjang UPTD Negeri TK, SD dan SMP se Kabupaten Batu Bara dengan menggunakan 61 ruang uji di tiga lokasi yaitu SMPN 1 Air Putih, SMPN 1 Lima Puluh dan SMPN 3 Air Putih dan bekerja sama dengan Lembaga Spikologi Pendidikan Fhilantropi Pendidikan Pendidikan Fhilantropi (LP-FPPF) Medan dibantu dengan melibatkan pejabat di lingkungan Disdik Batu Bara termasuk pengawas Dikdas sekolah tempat penyelenggara ujian.



Sebagai seorang pendidik profesional guru harus wajib memiliki peran utama dalam memberi pendidikan, mengajar, memberikan bimbingan, menilai, mengarahkan, melatih serta mengevaluasi peserta didik baik itu pada pendidikan anak usia dini dengan jalur formal, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah,”ujar Ilyas

"Semua profesi harus jelas kompetensinya. Apalagi sekarang bukan hanya guru, wartawan juga di uji kompetensinya," ujar mantan Karo Humas Keprotokolan Setdaprovsu ini.

Uji kompetensi, katanya, merupakan langkah awal bagi para guru untuk menuju sertifikasi. Disamping itu juga kita sekaligus ingin mendata dan merapikan administrasi tenaga pendidikan kita khususnya Guru non ASN, setelah ini akan ada keputusan Bupati Batu Bara tentang Tenaga Pendidik/Guru Honor/Guru Non ASN di Batu Bara,”tegasnya. (M Hamdani Batubara)

Share it:

Pendidikan

Post A Comment:

0 comments: