Kades Paretokan Tidak Mau Diberitakan Tentang Penyaluran BLT DD, Sekcam : Tugas Wartawan Memang Sebagai Sosial Kontrol

Share it:


Sergai, JournalisNews.com - Dengan adanya dampak dari wabah Virus Corona Disease (Covid-19) yang sangat mengganggu kenyamanan terutama terhadap perekonomian masyarakat, pemerintah dalam hal ini telah mengupayakan beberapa tindakan dengan mengalokasikan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak selama Covid-19 masih berlangsung.

Khusus BLT dari DD, dimana mekanisme penyalurannya sebagaimana yang dimuat dalam salinan Permendes (PDTT) Nomor 6 Tahun 2020 disebutkan bahwa, jangka waktu penyaluran BLT DD bisa dilakukan selama 3 bulan, terhitung sejak April 2020 dan setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT DD akan mendapatkan uang sebesar Rp 600 ribu per bulan.

Terkait hal tersebut, di Desa Paretokan Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa (14/7/2020) awak media online JournalisNews.com berkunjung ke kantor Desa Paretokan dan duduk di ruang aula untuk membangun kemitraan dengan Kades Misnani yang di saat itu ingin meliput kegiatan acara pembagian dana BLT DD untuk masyarakat Paretokan, namun kegiatan tersebut telah usai sekitar pukul 16.15 WIB.

Pada saat awak media ini hendak berkomunikasi di ruang aula, Kades Misnani menyapa kepada wartawan, ada apa Pak, ucap Kades, dengan nada yang keras. Lalu awak media ini menjawab, pertama kali saya datang ke kantor ini ingin silaturahmi kepada ibu sembari mengatakan, bisa kita liput kegiatan acara ini, buk. Namun, dengan lantang Kades Paretokan, Misnani menjawab, sudah jangan diliput, acaranya juga sudah selesai," katanya dengan suara yang tinggi.

Kades Paretokan, Misnani saat dikonfirmasi di ruang aula kantor desa itu seakan-akan tidak senang atau alergi melihat wartawan dan seperti merasa keberatan untuk diberitakan oleh media tentang acara kegiatan pembagian BLT DD kepada warga masyarakat Paretokan.

Pada saat awak media ini berkomunikasi dengan Kades Paretokan, Misnani, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Dolok Merawan Samino, S.Pd, Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga ada di dalam ruangan tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Dolok Merawan, Samino, S.Pd saat dihubungi melalui telepon selularnya, Rabu (15/72020) pukul 14.45 WIB menanggapi perihal itu mengatakan, sebenarnya siapapun yang datang apalagi wartawan/pers yang memang benar-benar bertugas menjalankan tugas jurnalistik sebagai sosial kontrol seharusnya Kades Paretokan, Misnani bersikap terbuka, karena awak media mau konfirmasi tentang bagaimana penyaluran bantuan dana BLT untuk masyarakat. "Jadi bukan mesti nampak ummatnya baru diberitakan, karena yang mesti diketahui berapa penerima bantuan BLT dan dokumentasinya," ungkapnya. (Tim)
Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: