Bhayangkari Cabang Batu Bara Ikuti Kegiatan Bimbingan Rohani Secara Virtual Menghadapi Pandemi Covid 19

Share it:


Batu Bara, JournalisNews.com - Bhayangkari Cabang Batu Bara bersama dengan seluruh Bhayangkari se Indonesia mengikuti kegiatan bimbingan rohani secara virtual yang dilaksanakan oleh seksi kebudayaan Bhayangkari Pusat, dengan tujuan memantapkan kesabaran para Bhayangkari se Indonesia, menghadapi pademi Covid-19, Selasa (21/07/2019) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan bimbingan rohani ini dibuat dua persi, satu persi khusus untuk muslim dan satu persi lagi untuk non muslim, tujuan dibuat sedemikian rupa agar seluruh Bhayangkari se Indonesia dimanapun berada dapat mengikuti bimbingan rohani, tidak harus berkumpul untuk mengikutinya karena bimbingan rohani secara virtual bisa dibuka melalui handphone android dengan password dan ID yang sudah ditetapkan oleh Bhayangkari pusat.

Kegiatan bimbingan ronahi secara virtual dibuka langsung oleh Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Fitri Idham Azis. Ibu Ketua Umum sangat berterima kasih kepada seribu Bhayangkari se Indonesia yang bersedia mengikuti kegiatan bimbingan rohani dengan tidak ada paksaan, keikhlasan mendengarkan bimbingan rohani merupakan suatu hal yang patut diacungkan jempol ditengah-tengah kesibukan sebagai seorang ibu rumah tangga, seorang istri dan mungkin ada dari Bhayangkari juga yang sedang bekerja.

"Sementara itu di saat bimbingan rohani berlangsung, Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Idham Aizs, M. Si diberi waktu untuk menyapa para Bhayangkari se Indonesia yang sedang mengikuti bimbingan rohani, Kapolri sangat apresiasi dengan kegiatan bimbingan rohani secara virtual di masa pandemi Covid 19.

Kapolri berharap kepada seluruh Bhayangkari se Indonesia untuk memberikan dukungan moral kepada keluarganya, kepada putra-putrinya, sehingga para suami bisa melaksanakan tugas dengan baik. Tidak mudah memilih tugas menjadi polisi, anekdot yang pertama kaki kiri di kuburan kaki kanan di penjara tapi semua itu harus didasari bahwa satu keyakinan ketika nawaitunya sudah menjadi keyakinan akan pengabdian, Insya Allah semua itu akan terlewati, tegasnya.

Dikatakannya juga bahwa seorang Bhayangkari harus mempedomani minimal dua hal, satu uswatun hasanah, keteladanan, dan yang kedua bagaimana Bhayangkari itu bisa mengajak orang-orang disekelilingnya berfastabiqul khairat artinya berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan.



Akhirnya Kapolri berterima kasih kepada Al Ustadz Das’ad Latif yang telah memberikan tausyiahnya juga Pdt. Lusiana Salawane yang telah menyampaikan penyejuk rohani, kepada seluruh pengurus Bhayangkari Pusat dan seluruh Bhayangkari se Indonesia.

Dalam pesan terakhir Kapolri kepada Bhayangkari agar  tetap melakukan hal-hal yang baik. “Fabiayyi ala irobbikuma tukazziban, maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan. Katanya

Akhir dari kegiatan bimbingan rohani ini dilaksanakan juga tanya jawab kepada Al Ustadz  Das’ad Latif bagi yang muslim dan kepada Pdt. Lusiana Salawane bagi yang non muslim, Kegiatan bimbingan rohani bagi umat muslim dipandu oleh Ny. Astrie Pulung, sedangkan kegiatan bimbingan rohani bagi umat non muslim dipandu oleh Ny. Syane Verdianto. (M Hamdani Batu Bara)
Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: