Polres Pel. Belawan Berhasil Ungkap 5 Kasus, 16 Pelaku di Tangkap

Share it:

Belawan, JournalisNews.com - Dalam rangka menciptakan situasi kondusifitas dan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 74, Polres Pelabuhan Belawan menggelar konferensi pers hasil pengungkapan kasus dalam dua minggu terakhir, terhitung dibulan Juni 2O2O.   

Hal tersebut disampaikan Kepala Kepolisian Resor Pelabuhan Belawan Polda Sumut AKBP DR.Mhd Rahmani Dayan,SH,MH saat memimpin konferensi pers yang dilaksanakan di ruang aula Satya Bhakti Mapolres Pelabuhan Belawan, Jalan Raya Pelabuhan No.1 Belawan. Rabu (24/6/2020) sekira pukul 1O.OO Wib.

Turut hadir dalam kesempatan itu Wakapolres Pelabuhan Belawan Kompol Herwansyah Putra,SH,M.Si, Kasat Reskrim AKP I Kadek Hery Cahyadi, Kasat Narkoba AKP Juriadi Sembiring,SH,MH, para Kanit dan Panit.

Lebih lanjut AKBP Dayan menjelaskan dalam operasi pengungkapan kasus selama dua pekan itu berhasil menangkap 16 tersangka, dengan perincian 1 penganiayaan berat, 3 kasus penganiayaan pencurian dengan kekerasan, 4 kasus perjudian, dan ada 5 kasus bajing loncat.

"Jadi kasusnya ada 16 kasus. Untuk kasus narkoba ada 3 kasus, kasus pertama 100 gram sabu, yang kedua 37 gram sabu, yang ketiga 123 gram sabu. Untuk kasus narkoba ada 3 kasus," kata mantan Kapolres Humbahas itu.

Sambungnya lagi, AKBP Dayan menyebutkan 2 kasus penganiayaan berat, 4 kasus perjudian, 5 kasus bajing loncat.

Masih dikesempatan yang sama, Kapolres Pelabuhan Belawan menegaskan bahwasanya Polres Pelabuhan Belawan berkomitmen akan menggulung semua pelaku kejahatan untuk menciptakan situasi kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

"Total keseluruhan pelaku yang berhasil diamankan dari 5 kasus yang terjadi berjumlah 19 orang pelaku," subutnya. 

Saat ditanya awak media skala waktu penangkapan, Kapolres Pelabuhan Belawan mengatakan Pengungkapan dari 5 kasus dangan 19 pelaku tersebut yang berhasil diamankan Polres Pelabuhan Belawan, yakni dalam kurun waktu operasi 2 minggu terakhir. 

Kata AKBP Dayan lagi, untuk sanksi pidananya, pelaku penganiayaan berat di ancam 
pasal 351 ayat (2) KUHP dengan pidana 5 tahun penjara. Untuk tindak pidana penganiayaan berat menyebabkan orang lain meninggal dunia pelaku diancam pasal 338 KUHP dengan kurungan 7 tahun penjara. 

Sementara tindak pidana perjudian, para pelaku melanggar pasal 303 KUHP dengan pidana penjara 5 tahun. Sedangkan untuk kasus narkotika para pelaku dijerat dengan UU RI No.35 tahun 2009 dengan ancaman pidana 7 tahun atau hukuman mati.

Untuk penganiayaan berat menyebabkan matinya orang, team opsnal Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan selain berhasil menangkap pelaku, petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa 1 (satu) buah kayu broti panjang 1,5 meter, 1 (satu) buah kemeja lengan pendek warna hijau, dan 1 (satu) buah pisau yang terbuat dari besi yang ujungnya dari besi.

Selanjutnya, untuk kasus pencurian dengan kekerasan dan penganiayaan, polisi berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 2.OOO.OOO,- (Dua juta rupiah).

Untuk kasus perjudian, petugas Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan menyita sebagai barang bukti, uang tunai Rp 235.OOO,- , 1 (satu) unit Hp merk Samsung, 17 (tujuh belas) lembar rekap angka pasangan togel, 1 (satu) buah buku catatan angka togel, 1 (satu) buah pulpen warna pink, 1 (satu) buah buku tafsir mimpi, 1 (satu) buah Hp merk Nokia warna biru, uang tunai sebesar Rp 297.OOO, 2 (buah) buku notes yang berisikan nomor pasangan togel, 2(dua) buah buku tafsir mimpi, 4 (empat) buah pulpen, kertas togel nomor pasangan yang keluar, 1 (satu) buah hekter, 1(satu) buah buku notes berisikan angka - angka togel dan uang tunai sebesar Rp 194.OOO,-. 

(Abd Halil) 
Share it:

medan utara

Post A Comment:

0 comments: