Bocah Cacat Fisik Dan Mental di Desa Lama, Diduga Luput Dari Perhatian Pemerintah Daerah

Share it:

Deli Serdang, JournalisNews.com - Sungguh malang nasib seorang bocah bernama Maghfira Ramadhani (6), yang mengalami kecacatan fisik dan mental. 

Maghfira Ramadhani merupakan putri pertama pasangan suami istri, Hermasyah (35) dan Hajijah (27) yang merupakan warga Dusun I, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, provinsi Sumatera Utara.

Sementara itu, Sabtu (20/6), awak media ini yang sempat berkunjung langsung ke kediaman Hermansyah, terlihat anaknya Maghfira Ramadhani hanya bisa terbaring saja. Lebih miris lagi, selain mengalami kecacatan fisik dan mental, Maghfira Ramadhani bocah malang itu tidak bisa berbicara dan mendengar.

Menurut penuturan Hermansyah, ayah bocah malang itu kepada JournalisNews.com mengatakan awal dari kecacatan anaknya itu, pada saat sehari usai istrinya menjalani persalinan. Pada saat itu bayinya mengalami demam. Setelah disempat dirawat di Puskesmas setempat, akhirnya Maghfira  Ramadhani dirujuk ke RSU dr.Pirngadi Madan. Kurang lebih dua bulan dirawat, akhirnya tubuh Maghfira Ramadhani mengalami pertumbuhan tubuh yang tak lazim sebagaimana anak pada umumnya.

Masih menurut Hermansyah, selama anaknya mengalami kecacatan fisik, belum pernah mendapatkan perhatian khusus dari pemerintahan daerah. Terlebih lagi dimasa pandemi Covid saat ini.

"Saya sudah pernah bicara kepada Kepala Desa Lama, agar kiranya bisa mendapatkan bantuan paling tidak bantuan sembako untuk meringankan beban ekonomi. Apa lagi saat pandemi Covid seperti ini. Namun dengan alasan yang tidak jelas, pak Kades enggan memberikan bantuan," beber Hermansyah kepada awak media ini.

Sambungnya, karena istrinya tidak sanggup untuk setiap sast menggendongnya, maka saat ini anaknya Maghfira Ramadhani membutuhkan bantuan kursi roda dan bantuan kebutuhan hidup dari bapak dan ibu para dermawan.

Mengakhiri wawancaranya dengan JournalisNews.com, Hermansyah mengatakan belum ada keterangan resmi dari dokter terkait penyakit yang diderita anaknya itu.

Terpisah, sampai berita ini ditayangkan, Kepala Desa Lama yang dihubungi lewat telepon selulernya belum ada jawaban dari sang Kades, Muliono.(tim)     
Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: