3 Sindikat Curanmor Diringkus Polsek Patumbak

Share it:


Medan, JournalisNews.com - Polsek Patumbak mengamankan tiga tersangka sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di Jalan Garu II A No 57, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (14/6/2020) lalu.

Ketiga tersangka yakni FI (41), warga Jalan Garu II Kompleks Rafela, IN (42), warga Jalan Satria Aksara Medan dan J (38), warga Pasar VII Tengah, Gang Anggrek, Tembung. Selain menangkap tiga tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit HP merk Samsung, dua kunci letter T, satu topi putih dan satu kaos lengan panjang.

Sementara itu Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza melalui Kanit Reskrim Iptu Philip Purba, Senin (22/6/2020) mengatakan, sepeda motor tersebut dicuri tersangka FI saat berpura-pura membeli rokok di warung milik korban, Romi Marlisa.

Setelah selesai keluar dari warung, tersangka membawa kabur sepeda motor korban yang terparkir di halaman warung. Ketika itu kunci kontak tergantung di sepeda motor. Setelah sepeda motor dicuri, tersangka FI menjumpai IN di rumahnya untuk menjualkan sepeda motor itu. Kemudian, tersangka IN bersama FI menemui pelaku J di Tembung bermaksud menjualkan sepeda motor itu.

Philip menerangkan, tersangka IN menyuruh J menjual sepeda motor hasil curian itu kepada seseorang berinisial A di Jalan Wijaya Kesuma Pasar X Tembung, Percut Sei Tuan, seharga Rp 3.100.000.

“Hasil penjualan kemudian dipakai FI membeli 1 unit HP merk Samsung seharga Rp 400.000. Tersangka FI kemudian memberikan Rp 250.000 kepada IN dan sebesar Rp 200.000 kepada J sebagai imbalan membantu menjualkan sepeda motor tersebut,” terang Philip.

Sementara sisa uangnya dipakai FI untuk kebutuhan sehari-hari dan membeli narkoba. Setelah tersangka FI berhasil diamankan pada Rabu (16/6/2020). Polisi kemudian mengembangkan dan meringkus tersangka IN dan J di kediamannya masing-masing. Namun, tersangka A masih buron.

Ketiga tersangka kemudian diboyong ke Polsek Patumbak untuk proses lebih lanjut. “Pelaku FI merupakan residivis kasus 365 yang pernah mendekam di Rutan Labuhan Ruku. Sementara pelaku IN residivis kasus 363 dan pernah menjalani hukuman di Rutan Tanjung Gusta Medan,” pungkas Philip. (Kadri)

Share it:

Kriminal

Post A Comment:

0 comments: