Polsek Patumbak Ungkap Komplotan 3 Spesialis Hipnotis Dalam Angkot

Share it:


Patumbak, JournalisNews.com - Tiga pelaku spesialis hipnotis dalam angkutan kota (angkot), dengan modus kusuk-kusuk berhasil ditangkap Polsek Patumbak. Penangkapan terhadap ketiga tersangka setelah korbannya, Eko Saputra Sitanggang (23), warga Jl. Murai, Dusun III, Desa Citaman Jernih Perbaungan, Sergai, membuat laporan ke Polsek Patumbak, dengan Nomor: LP/198/V/2020/SU/Restabes/Sek Patumbak tanggal 8 Mei 2020‬.

‪Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza melalui Kanit Reskrim, Iptu Gindo Manurung, kepada wartawan, Senin (11/05/2020) sekira pukul 11.30 WIB menjelaskan, ketiga tersangka yang ditangkap yakni, Roni Nahot Tobing (68), warga Jl. Sakura, No.139, Helvetia‬, Marudut Sihombing (40) warga, Jl. Seksama, Kec. Medan Amplas‬, dan Lilianty Purba (35) warga Jl. Flamboyan, Kec. Medan Tuntungan. “Ketiga tersangka kita amankan saat berada di Jl. SM Raja, simpang Amplas tepatnya di bawah fly over, Kec. Medan Amplas, Jumat (08/05/2020),” kata Gindo.

Dijelaskannya, peristiwa yang dialami korban bermula ketika korban menumpang angkot Medan Bus 06 dari Jalan SM Raja simpang Amplas, Medan. Namun, tidak berapa lama kemudian ketiga tersangka naik juga ke dalam angkot tersebut. Selanjutnya, salah seorang tersangka menanyakan kepada korban, apakah korban menderita penyakit, lalu pelaku pura-pura memijat-mijat kaki korban serta menghentak-hentakkannya.

Namun, pada saat dikusuk korban merasa seperti dihipnotis dan tidak menyadari bahwa uang dari dalam sakunya telah dicuri oleh tersangka. Kemudian saat angkot sampai di daerah simpang Pajak Simpang Limun, satu persatu pelaku turun dari dalam angkot dan korban belum juga sadar. Ternyata korban baru sadar pada saat angkot melintas di Jalan Juanda.

“Ketika sadar ternyata uang yang berada di saku sebelah kiri korban sebanyak Rp 10 juta telah dicuri oleh tersangka. Padahal, menurut korban, uang tersebut milik perusahaan tempat korban bekerja. Atas kejadian tersebut korban merasa keberatan dan membuat laporan pengaduan ke Polsek Patumbak,” beber Gindo.

Lebih lanjut dikatakannya, setelah mendapatkan pengaduan dari korban, Tim Opsnal Polsek Patumbak langsung turun ke lapangan dan melakukan penyelidikan. Dari ciri-ciri pelakunya, akhirnya diketahui identitas para pelaku yakni, Marudut Sihombing Cs.

Petugas lalu bergerak dan melakukan pencarian terhadap para tersangka. Pada saat petugas melintas di Jl. SM Raja simpang Amplas tepatnya di bawah fly over, petugas melihat seorang tersangka Roni Nahot Tobing, sedang duduk-duduk di depan salah satu toko hendak melancarkan aksinya lagi. Sedangkan dua orang tersangka lainnya yakni, Marudut Sihombing dan Lilianti Purba menunggu di dalam Mobil Avanza warna hitam BK 1686 HX. Tanpa menunggu waktu lagi, petugas langsung menyergap ketiga tersangka dan selanjutnya memboyong ke Polsek Patumbak guna penyidikan lebih lanjut.

Dari para tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti 1 unit mobil Avanza warna hitam BK 1686 HX, 3 buah cincin emas palsu, uang Rp.1.520.000, 2 unit Hp merk Nokia dan 1 unit Hp merk Samsung warna biru.

Kemudian, 2 buah jam tangan merk Devon dan Adidas, 2 buah anak kunci mobil, 5 buah tas ransel, 3 buah dompet serta 3 lembar KTP milik masing-masing tersangka. “Terhadap ketiga tersangka kita jerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,”pungkasnya. (Kadri)
Share it:

Kriminal

Post A Comment:

0 comments: