Penjemputan Warga Asahan Di Malaysia Tak Jelas, Ketua FUI Asahan : Janganlah Menunggu Ada Yang Mati Kelaparan Baru Dijemput

Share it:


Kisaran, JournalisNews.com - Rencana penjemputan TKI di Malaysia warga Asahan yang akan dilakukan Pemkab Asahan hingga kini tak jelas. Pasalnya, belum ada kabar atau tanda-tanda sedikitpun akan dimulainya proses penjemputan.

Akibat terlalu lama menunggu ratusan warga Asahan yang terperangkap lock down tersebut semakin menderita. Bahkan, beberapa orang diantaranya terpaksa tinggal di dalam hutan daerah Johor karena tidak memiliki uang untuk bayar kontrakan..

Meskipun begitu mereka tetap berharap secepatnya dilakukan penjemputan oleh Pemkab Asahan. Apalagi, Pemerintah Malaysia memperpanjang masa lock down hingga tanggal 9 Juni 2020 mendatang.

 "Tolonglah bang usahakan kami bisa pulang secepatnya. Sudah tak ada lagi tanda -tanda kehidupan disini karena masih lock down, bilangkan la cepat sama pak Bupati kita",ujar Boboy salah seorang warga Asahan.

Hal senada juga dikatakan, Mak Bil (35) warga Jalan Sisingamangaraja Kisaran. Menurutnya, kondisi mereka di Malaysia saat ini sudah sangat memprihatinkan karena terlalu lama menganggur.



Bahkan, katanya salah seorang warga Asahan sempat terkapar dan muntah darah. Diduga saat itu, IW (28) (foto) Warga Sei Halim Hasak Asahan terkapar karena kelaparan setelah tidak makan selama tiga minggu hingga jatuh sakit.

Sementara itu, Ketua Forum Umat Islam (FUI) Kabupaten Asahan, Budi Irawan (foto) menyesalkan sikap Pemkab Asahan. Dirinya mengaku kecewa dengan lambatnya pemulangan warga Asahan dari Malaysia tersebut.

Dari kejadian ini masyarakat harus bisa menilai bagaimana pemimpin yang pantas untuk dipilih. Sebagai pemimpin harusnya cepat tanggap terhadap situasi dan konidisi yang ada.

Apalagi, dari sisi kemanusiaan dirinya sangat miris setelah mendengar apa yang dialami warga Asahan itu. Pemerintah Kabupaten harus secepatnya mencari solusi untuk pemulangan para TKI tersebut.

"Janganlah sampai menunggu orang mati kelaparan  baru sibuk melakukan penjemputan.Tolongla cepat lakukan penjemputan,jangan ada kesan pembiaran dan tak peduli dengan warga sendiri,"ujar Budi.

Secara terpisah, Bupati Asahan, H.Surya BSc, ketika dikonfirmasi melalui Kadis Kominfo Asahan, Rahmat Hidayat Siregar, Jum'at (15/5/2020) mengaku Pemkab Asahan sudah menyurati Gubernur Sumatera Utara. Dan, saat ini secara administrasi masih menunggu proses selanjutnya. "Gubsu sudah kita surati, secara administrasi kita menunggu untuk proses selanjutnya,"jawabnya singkat melalui pesan whatsshap. (Arnes Arbain Abdullah)
Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: