Berangkat Dari Keprihatinan, Relawan KSJ Kunjungi Balita Penderita Gibur Dan Bibir Sumbing

Share it:
    Ketua Kartini KSJ pusat, Hj.Roma Uli Silalahi saat menggendong balita penderita gizi buruk dan bibir sumbing (foto,Ist) 

Belawan, JournalisNews.com - Sungguh miris benar nasib balita usia 3 minggu ini. Surandi, selain menderita gizi buruk (Gibur) sekaligus mengalami kecacatan berupa bibir sumbing sejak lahir.

Sempat viral di media sosial (Medsos) beberapa pekan yang lalu, akhirnya anak dari pasangan Supriadi (20) Nanda Agus Tina (16) warga Jalan Pulau Seram, Lingkungan VI, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan tersebut, akhirnya mendapat perhatian khusus dari team relawan Komunitas Sedekah Jumat (KSJ). Dengan mengunjunginya sekaligus memberikan bantuan tali asih berupa biaya bantuan perobatan serta paket sembako. Rabu (6/5/2020) sekira pukul 1O.OO Wib.




Ditemui dilokasi kunjungan, kepada JournalisNews.com, Wakil Dewan Pembina KSJ Abbas Rambe didampingi Ketua Kartini KSJ pusat Hj.Roma Uli Silalahi,SST,MGBT,MKM bersama Ketua Relawan KSJ Kecamatan Medan Belawan Aswin Akhyar dan para pengurus serta relawan KSJ lainnya mengatakan, kegiatan bakti sosial ini dilakukan secara sepontan dan atas dasar sosial kemanusiaan serta keprihatinan. Setelah Ketua relawan KSJ Medan Belawan memviralkannya di media sosial, dibeberapa group WhatsApp.

"Begitu kita dapat laporan adanya balita yang mengalami gizi buruk dan cacat berupa bibir sumbing, yang dilaporkan ketua KSJ Medan Belawan ke group WhatsApp KSJ pusat, sepontan kita menggalang dana dari para relawan, simpatisan dan dari para dermawan. Selanjutnya hari ini kita mengunjungi balita malang ini sekaligus memberikan bantuan tali asih," beber Ustadz muda itu.

Masih menurut Abbas Rambe, setelah rombongan KSJ sampai dikediaman balita yang hanya berdinding papan diperparah situasi sekeliling lingkungan rumah yang banjir (Rob), menambah miris hati dan mengundang keperihatinan para relawan KSJ yang berkunjung. Amatan awak media ini, ada sekitar 1OO meter para relawan KSJ harus turun dari mobil da  diteruskan berjalan kaki ditengah banjir rob, untuk mencapai lokasi tujuan.

Terpisah, Amin Surbakti sebagai kepala Lingkungan VI menuturkan memang
benar Supriadi dan Nanda Agus Tina adalah warga. Menurutnya, ayah dan ibu muda itu saat ini sedang bersedih karena sejak anak pertamanya lahir mengalami fisik yang tidak sempurna.

"Terus terang saya selaku Kepala Lingkungan disini, merasa prihatin atas penderitaan warga saya, Supriadi dan Nanda Agus Tina, selain warga miskin juga saat ini kesulitan biaya untuk berobat anaknya, dan saat ini tidak masuk dalam kepesertaan Program Keluarga sejahtera (PKH). Pada kesempatan ini, saya selaku Kepala Lingkungan mengucapkan terimakasih kepada relawan KSJ binaan bapak AKBP H.Ikhwan Lubis,SH,MH atas kepeduliannya," ujar Amin Surbakti kepada JournalisNews.com.

Ditambahkannya, Supriadi merupakan buruh harian lepas sebagai penjemur ikan asin di Kapung Belawan Bahari. Dengan penghasilan rata - rata Rp 3O.OOO/ hari. Sementara istrinya hanya sebagai ibu rumah tangga.(Abd Halil)
Share it:

medan utara

Post A Comment:

0 comments: