Kementerian Kesehatan Surati Pemkab Asahan, Anggota DPRD Sumut Dapil Asahan Dan Istri Dinyatakan Positif Corona, Kadis Kominfo : 2 Orang PDP dan 2 Positif Covid-19

Share it:


Kisaran, JournalisNews.com - Ebenezer Sitorus (48) anggota DPRD Sumut Dapil Asahan dan Istrinya, Nela Silaen (45) akhirnya dinyatakan positif terinfeksi Covid -19. Hal itu berdasarkan hasil Sweb yang diterima tim gugus tugas penanganan percepatan Covid-19 Asahan, Selasa, (14/4/2020).

Anggota dewan dari partai Hanura itu saat ini masih menjalani isolasi mandiri di Rumah Sakit Martha Friska Medan. Meskipun begitu secara fisik anggota dewan yang terpapar virus terlihat sehat.

"Kita menerima surat dari kementerian kesehatan Di Jakarta sekitar pukul setengah tiga tadi. Melalui surat itu dinyatakan ada dua orang warga Asahan positif Covid-19 berdasarkan hasil sueb,"ungkap Kadis Kominfo Asahan, Rahmat Hidayat Siregar S.Sos, Selasa, (14/4/2020) kepada awak media.

Menurutnya,dari empat orang warga Asahan yang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dua diantaranya dinyatakan positif terinsfeksi Covid-19. Status kedua warga Asahan itu naik menjadi positif Corona setelah diperiksa menggunakan Sweb.

Kedua warga Asahan yang statusnya positif corona tersebut yakni Ebenezer Sitorus dan istrinya Nela Silaen. Sedangkan, dua orang lainnya masih berstatus PDP karena masih menunggu hasil Sweb.

"Yah mudah-mudahan beliau cepat sembuh Seperti beberapa pasien di Indonesia yang terinfeksi corona bisa sembuh. Marilah kita berdoa bersama agar warga Asahan tidak tertular lagi virus itu,"ujar Rahmat.

Seperti diketahui, politisi dari partai hanura itu sempat menjalani pemeriksaan kesehatan setelah pulang dari Jakarta. Bersama istrinya akhirnya dievakuasi ke Medan guna menjalani pemeriksaan intensif.

Dugaan terinsfeksi Covid-19 itu dari riwayat perjalanannya baru kembali dari Jakarta. Setelah menjalani pemeriksaan akhirnya menjalani karantina mandiri selama 14 hari di rumahnya.

Awalnya, pada tanggal 1 April 2020 hasil pemeriksaan kesehatan terhadap dirinya negatif. Akan tetapi, karena merasakan panas dan demam dirinya kembali melakukan pemeriksan kesehatan di rumah sakit HAMS Kisaran pada tanggal 6 April 2020..

Dan,setelah diperiksa dirinya dan istri menggunakan alat rapid tes dinyatakan positif terinfeksi corona. Akan tetapi, meskipun telah diperiksa secara medis  anggota  dewan Sumut dari partai Hanura itu masih berstatus positif Pasien Dalam Pemantauan (PDP) setelah diperiksa menggunakan rapid test rumah sakit umum Kisaran.



Setelah menjalani perawatan di RS Mata Friska dan menjalani test sweb yang akurasinya lebih akurat akhirnya dinyatakan positif. Hasil tes tersebut dikeluarkan Labotarium Dirjen Kementrian Kesehatan Jakarta.

Sementara itu, mengantisipasi penyebaran Tim Gugus Tugas Covid-19 Asahan telah mengambil langkah penanganannya di sekitar kediaman anggota dewan tersebut.  Yaitu, dengan memerintahkan Camat Simpang Empat, Kapolsek serta  Danramil untuk segera mengambil tindakkan sterilisasi.

Dengan segera dapat membersihkan areal sekitar rumah yang ditempati anggota DPRD Sumut itu  di Simpang Empat.Selain itu, juga  dan tempat usaha isterinya yang ada di Kecamatan Rahuning Asahan telah dibersikan dan masih dalam zona hijau. (Arnes Arbain Abdullah)
Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: