Dianggap Langgar Maklumat Kapolri & Surat Edaran Gubsu, Camat "Bubarkan" Judi Games Ikan

Share it:

Medan, JournalisNews.com - Di  tengah merebaknya pandemik penyebaran virus Corona (Covid- 19) dan kerja keras semua pihak memberantasnya, tak membuat pengusaha games ikan terindikasi judi di Medan Marelan simpati. Mereka tetap membuka usaha kontroversinya itu. Namun, Kamis (16/4/2020) malam, kegiatan yang meresahkan itu di bubarkan Tim Penanggulangan Covid- 19 Medan Marelan dipimpin Camat Medan Marelan M. Yunus.


Kepada JournalisNews.com Camat Medan  Marelan mengatakan "usaha kontroversi itu dianggap sudah melanggar Maklumat Kapolri Nomor : mak/2/III/2020 tentang  Kapolri meminta agar seluruh masyarakat tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan, yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri. Selain itu juga sudah dianggap melanggar Surat Edaran Gubernur Sumut 

Surat Edaran Nomor : 440 / 2666 / 2020 terkait Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi Corona Virus di Sumatera Utara," tegas M.Yunus.


                         Maklumat Kapolri

Bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pengurus KNPI dan Kepala Lingkungan serta Lurah, Camat Medan Marelan M. Yunus meminta puluhan pemain games ikan ikan dan pekerja keluar dari arena permainan ketangkasan ini untuk pulang ke rumah masing-masing. Sebelum pulang, para pekerja dan pemain games ini di thermo scan menggunakan Thermo Gun guna memastikan kondisi tubuh mereka.

              Surat edara Plt WalikotaMedan

Sementara itu, masih bukanya usaha games judi tembak ikan yang amat meresahkan warga ini amat mengejutkan semua kalangan. Pasalnya, operasional ketangkasan yang mengumpulkan orang telah diperintahkan tutup sesuai Surat Plt Walikota Medan Ir.H.Akhyar Nasution,M.Si tentang kepatuhan atas kebijakan pemerintah memberantas virus corona masih dilanggar alias diabaikan.

Banyak para tokoh pemuda dan masyarakat pun meminta pihak Kepolisian dan Dinas Pariwisata Medan menindaklanjuti temuan Tim Penanggulangan Covid- 19 Medan Marelan atas masih berlangsungnya kegiatan games ketangkasan judi tembak ikan yang amat meresahkan masyarakat yang diduga jadi ajang judi oleh pengelola dan pemainnya.

“Kami amat bangga atas kinerja Camat Medan Marelan bersama Tim Penanggulangan Covid- 19. Kita harapkan temuan ini dapat ditindaklanjuti oleh polisi dan Dinas Pariwisata,” kata Wakil Sekretaris DPK KNPI Medan Marelan Dayan Randa, Jumat (17/4/2020) pagi.

Melalui ponselnya, aktivis muda ini mengatakan, akan meminta kepada tim untuk melakukan penertiban di lokasi-lokasi games ikan lain di Medan Marelan guna menghindari hukum rimba yang dilakukan pemuda jika usaha itu tetap berjalan tanpa izin dan melanggar aturan yang berlaku.

Pantauan wartawan, puluhan pemain dan pekerja terdiri dari pria dan wanita bahkan ada anak-anak dibawah umur yang berada di dalam arena, asyik bermain games judi ikan ini diperintahkan keluar. Para pemain satu persatu keluar dan di thermo scan (pemeriksaan suhu badan) oleh tim dan disaksikan oleh M. Yunus.

TAK BERIZIN

Info diperoleh wartawan beberapa waktu lalu, beberapa usaha Games Ikan di Medan Marelan tak mengantongi izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) dari Badan Pelayan Terpadu Satu Pintu Kota Medan. Namun entah mengapa, meski adanya larangan buka usaha dan tak adanya izinnya, usaha milik Suku Tionghoa ini tetap lancar - lancar saja beroperasi sejak tahunan lamanya.

Terpisah, Kasi Hiburan Dinas Pariwisata Medan Bagindo Uno dihubungi wartawan belum lama ini mengaku telah melakukan pemantauan atas usaha games ikan itu. “Sejak dipublikasikan media, kami melakukan pemantauan. Nanti akan kami infokan tindak lanjutnya ya,” kata pejabat Pemko Medan ini melalui sambungan selulernya. (Orang Bijak)
Share it:

medan utara

Post A Comment:

0 comments: