Kapolda Sumut : Virus Corona Merupakan Bencana Non Alam

Share it:

Medan, JournalisNews.com - Virus corona merupakan bencana non alam, dan Polri di setiap Polda melatih 100 anggotanya untuk diperbantukan dalam satuan tugas penanganan virus Corona (Covid-19). Sesuai dengan instruksi Presiden Republik Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolda Sumut Irjen Pol.Drs. Martuani Sormin, M.Si saat menyambut kedatangan Dr. K.H.Abd Hamid Ritonga,MA, beserta Drs. K.H. Musaddad Lubis, M.Ag, Drs.K.H. Hamdan Yazid, MH.I, Dr. K.H Mhd. Roihan Nasution,MA dan rekan - rekan Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara lainnya. Dalam suatu acara yang dikemas kunjungan silaturahmi dan audensi pengurus PWNU Sumut dengan Kapoldasu.

Kapoldasu dengan didampingi Wakapoldasu, Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto,SIK,M.Hum dan para penjabat utama Polda Sumut,
pertemuan tersebut berlangsung di ruang perjamuan lantai II Mapolda Sumut, Jalan SM Raja Km.10.5 Medan, Senin (16/03).



Lebih lanjut, menurut Kapolda Sumut menyebutkan berkaitan dengan virus ini Pemerintah masih belum memutuskan apakah Indonesia di Lock Down atau tidak, namun DKI Jakarta sudah secara resmi meliburkan pekerjaan, dan proses belajar mengajar. Karena DKI Jakarta merupakan angka terbanyak positif terjangkit virus Corona (Covid-19).

"saya berharap PWNU Sumut dapat membantu Polda Sumut dalam menanggani kasus yang ada saat ini," ucap Martuani Sormin.

Selain itu Irjen Martuani menghimbau agar kita tidak boleh panik, karena ketika kita panik akan timbul berbagai masalah, seperti kesulitan mencari masker dan sanytisert. Maka dari itu Polda Sumut menegaskan agar tidak boleh ada toko yang mengambil keuntungan akibat penimbunan masker ini, termasuk juga dengan sembako.

Masih menurut Kapoldasu, Polda Sumut akan menindak tegas, dan tidak memberikan toleransi terhadap para pelaku narkoba. Maka dari itu diharapkan PWNU dapat memberikan pencerahan terhadap masyarakat tentang bahaya narkotika, karena pertahurannya adalah generasi penerus bangsa.

"Polisi akan menindak tegas para pelaku kejahatan jalanan, terlebih kepada para pelaku yang melakukan aksi diluar nalar manusia," tegas Kapoldasu.

Lanjutnya, begitu juga dengan kasus judi dan togel yang membuat perekonomian masyarakat menjadi rusak haruslah ditutup. Kemudian kasus geng motor yang selama ini sudah meresahkan masyarakat akan ditindak tegas oleh Polri.

"Oleh karena itu PWNU diharapkan dapat membantu Polda Sumut dalam bentuk informasi dan lain sebagainya" tutup orang nomor 1 di Polda Sumut.

Dalam pertemuan itu diisi dengan sesi tanya jawab dan sharing yang bertujuan meningkatkan sinergi antara NU dengan Polda Sumut dan jajaran.

Liputan : Kadri
Share it:

Medan

Post A Comment:

0 comments: