Ustad Adami Kembali Gelar Reses di Desa Hamparan Perak, Deli Serdang

Share it:

Deli Serdang, JournalisNews.com - Kegiatan  Serap Aspirasi masyarakat sekaligus silaturahmi (Reses) anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang dari Fraksi PPP sekaligus Skretari Komisi Komisi A Muhammad Adami Sulaeman,SH,M.Ag dengan masyarakatnya, kembali digelar di Dusun IV, Desa Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Kamis siang (20/02/2020).

Dengan dihadiri perwakilan Camat Hamparan Perak, Kepala Desa Hamparan Perak, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan ratusan masyarakat Desa Hamparan Perak, acara reses dimulai dengan penyampaian kata sambutan oleh Khairullah selaku tokoh agama yang menyebutkan, mudah - mudahan ada perubahaan pembangunan  dengan terpilihnya Ustadz Adami sebagai wakil rakyat dari putra daerah asli Desa Hamparan Perak.

"Bekerjasama dengan masyarakat nantinya dapat memacu pembangunan di daerah ini," harap Khairullah tokoh masyarakat tersebut.

Rangkaian acara berikutnya, penyampaian kata sambutan diari Kepala Desa Hamparan Perak Khalil Munawar yang memaparkan bahwasan ianya pernah mendapat undangan reses pada sebelumnya dari anggota DPRD hasil daerah pemilihan Kecamatan Hamparan perak, namun setelah ditunggu tak kunjung reses tersebut terlaksana, artinya kegiatan reses hanya diatas kertas. Baru kali ini ada anggota Dewan dari pemilihan Kecamatan Hamparan Perak yakni Ustadz Adami yang bersedia langsung mengadakan reses di Desa Hamparan Perak ini.

"Hasil reses selama ini hanya sebatas kertas saja belum ada realisasinya," ungkap Kholil Kades Hamparan Perak.




Lebih lanjut Kholil Munawar menjelaskan dihadapan masyarakatnya dan Ustadz Adami tersebut, jalan rusak Hamparan ini akan diperbaiki oleh PU Propinsi pada bulan 4 atau 5 tahun 2020, itu berkat adanya desakkan kepada pemeruntah daerah maupun pusat, dari Ustad Adami selaku perwakilan rakyat Desa Hamparan Perak yang saat ini sudah duduk dikursi DPRD Kabupaten Deli Serdang.

"Harapan masyarakat Desa Hamparan Perak Ustadz Adami yang merupakan putra asli Desa Hamparan Perak mampu nantinya dapat mengawal proses pembangunan disini," imbuhnya.

"Warga disini mengusulkan bedah rumah tapi diaini belum ada, pembangunan drainase pekan dusun Hamparan.Perak, perbaikan benteng sei Belawan di dusun 4, pengaspalan dengan readymix dan pengaspalan jalan 500 meter, jalan gudang arang 500 meter, penahan air desa Hamparan Perak, penyambungan drainase, pengaspalan jalan pelangi desa hamparan perak dan klambir," katanya lagi.

"Kabarnya Desa Hamparan Perak pada  tahun 2020 tidak mendapatkan kuota pembangunan, tapi kami mengharapkan dibangunnya benteng sungai Belawan yang pernah jebol untuk dipermanenkan agar tak lagi pemukiman warga banjir," tutup Kades Hamparan Perak dalam penyampaiannya..

Masih diacara yang sama, anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang Dapil Kecamatan Hamparan Perak dan Kecamatan Labuhan Deki, Muhammad Adami Sulaiman,SH,M.Ag dalam kata sambutannya yang pertama mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Desa Hamparan Perak yang sudah bersedia hadir pada kegiatan resap aspirasi yang digelar panitia. Ustadz Adami sekaligus mengatakan pertemuan silaturahmi disiang hari ini semoga membawa berkah bagi kita semua.

"Reses itu artinya istirahat selama seminggu dari kegiatan sidang untuk bertemu dengan kontituensnya di daerah pemilihannya," ucap Ustadz Adami mengawali penyampaiannya.

Sambung Ustad Adami, sebenarnya makna reses itu adalah waktu bersilaturahmi dengan pemilihnya.







Salah satu penyebab orang masuk surga karena membangun silaturahmi yang sifatnya bisa mengantarkan adanya rahmad Allah. Sebagai komitmen saya Desa Hamparan Perak ini.

" Saya mengkritik Dinas PU karena jalan besar di Desa Hampatan Perak ini Jalan yang dilintasi lembu dan kambing lebih bagus ketimbang jalan yang dilintasi kenderaan bermotor," keluh  Ustadz Adami.

Materi penyampaian berikut, Ustadz Adami menyarankan bagi warga miskin yang ingin mengikuti program bedah rumah, agar warga miskin tersebut membuat pendaftaran terlebih dahuku ke  kantor Camat. Lebih lanjut Ustadz Adame yang saat ini duduk di wakil ketua Fraksi  Komisi A DPRD Kab.Deli Serdang bersedia mendapingi warga miskin tersebut dalam membuat proposal permohonan tentang bedah rumah tersebut.

Berikutnya Ustadz Adami menanggapi soal harapan warga untuk perbaikan benteng atau tanggul penahan banjir sungai Belawan yang jebol, diharapkan ada usulan baru dan diusulkan ke propinsi hingga tingkat pusat mengingat besarnya anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan untuk benteng atau tanggul tersebut.

Bicara soal perencanaan perbaikan jalan Besar mulai dari Simpang Beringin sampai Pekan Desa Hamparan Perak, Ustadz Adami mengatakan rencana perbaikan jalan Besar Hamparan Perak itu, Wakil rakyat dari fraksi PPP ini menginformasikan bahwa perbaikan badan jalan sepanjang 3 Km diperbaiki pihak PU Propinsi pada awal April 2020 ini.

Disamping itu, Ustad, Adami juga menginformasikan kepada masyarakat Desa Hamparan Perak terkait perbaikan jalan Besar Desa Hamparan Perak, yakni tidak hanya perbaikan jalan, namun Ustadz Adami mendesak agar adanya perbaikan drainase di sisi kanan dan kiri jalan Besar Hamparan Perak tersebut.





Masih menurut Ustadz Adami, Kepala Desa Hamparan perak diharapkan rangkul potensi masyarakat yang ada. Sebab Desa Hamparan Perak ini dari jaman dahulu hingga sekarang ada Tuahnya. Karena Desa Hamparan Perak ini banyak melahirkan tokoh - tokoh agama yang terkenal, mari kita jaga bersama jangan ciderai Desa Hamparan Perak ini dengan pengaruh narkoba dan judi serta miras.

"Salah satu membuat umat islam.hancur karena sesuai hadist, masyarakat kita suka menceritakan aib. Dari itulah mari kita berpikir positif  apalagi ada isu pemekaran yang melibatkan Hamparan Perak. Yang pasti Desa Hamparan Perak ini harus lebih maju jauh dari ketertinggalan," pungkasnya.

Rangkaian acara selanjutnya diisi dengan seksi tanya jawab masyarakat dengan Ustadz Adami selaku wakil masyarakat yang duduk sebagai anggot Dewan Kabupaten Deli Serdang sebagai perwakilan mayasarakat Desa Hamparan Perak. Seksi tanya jawab yang pertama betasal dari Jafarani warga Dusun 4 Hamparan Perak prihal harapan masyarakat Desa Hamparan Perak untuk segara adanya realisasi pembangunan perbaikan benteng atau tanggul sungai Belawan yang jebol beberapa tahun yang lalu.

Selanjut Jafarani perwakilan masyarakat Dusun IV Desa Hamparan Perak itu juga menyebutkan, Kami memohon perjuangkan adanya lapangan kerja bagi pemuda-pemudi setempat padahal disini ada 3 pabrik berdiri, serta memohon percepat perbaikan badan jalan kalau bisa jangan lagi dilintasi truk kontaener dan truk kayu.

Menanggapi harapan warga tersebut terutama
soal masalah benteng jebol kita buat tim khusus menanggani perbaikan benteng sungai Belawan diharapkan pada tahun 2021 ada program perbaikan benteng.

"Masalah ketersediaan lapangan kerja mari libatkan dan ajak saya untuk bersama menuntut adanya lapangan kerja pada pabrik yang ada disini sebab sesuai aturan 60% - 40%,  artinya 60% harus diperberdayakan pemuda/i atau masyarakat setempat, atau dengan istilah putra daerah," jelas Ustadz Adami.

Sesi tanya jawab berikutnya dilanjutkan dengan penyampaian dari saudara Hermansyah perwakilan dari masyarakat Dusun VI Desa Hamparan Perak yang berharap adanya honor bagi nazir mesjid, penggali kubur serta adanya intensif pada guru-guru mengaji serta usulan perbaikan BPJS yang salah tanggal bulan dan tahun. Agar kedepannya dapat  dibenahi soal tata ruang dan tata bangunan di Desa Hamparan Perak sebagaimana diketahui mayoritas di Desa Hamparan Perak ini 90 % merupakan daerah pemukiman.

Lebih lanjut Ustadz Adami menanggapi soal usulan adanya penambahan honor penggali kubur dan nazir Masjid yang menerima honor,  Ustad Adami mentarankan masyarakat bisa mengusulkan dengan anggaran dana Desa (ADD) masuk dalam  pengeluaran anggaran pemberberdayaan manusia (SDM). Sedangkan bagi guru mengaji Ibtidaiyah bisa di usulkan kepada bagian Departemen Agama.

Soal tata ruang dan tata bangunan, Ustadz Adami belum bisa memberikan solusinya, alasannya karena keterbatasan wewenang atau wilah tugas dan fungsinya (Tupoksi) sebagai anggota dewan, Ustad Adami menyebutkan untuk pengaturan tata ruang dan tata bangunan itu wilayah tugasnya Bupati melalui satuan perangkat kerja daerahnya (SKPD).

"Kalau masalah membenahi soal tata ruang dan tata bangunan, tunggu saya menjadi Bupati nantinya agar bisa dicarikan solusinya. Karena itu wewenang pemerintah Kabupaten dalam hali Bupati," kelakar Ustadz Adami sembari membawakan doa  penutup di acara resesnya tersebut.

Liputan : Abdul Halil
Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: