Peduli Terhadap Kelestarian Lingkungan, Danyon Marhanlan I Ikut Tanam Bibit Mangrove

Share it:
          Danyon Marhanlan I (baret ungu) diabadikan saat penanaman bibit mangrove (foto,Ist)

Medan Labuhan, JournalisNews.com - Akhir - akhir ini kawasan hutan mangrove di Indonesia khususnya di Sumatera Utara sudah terdegradasi menjadi rusak atau kritis, hal ini disebabkan antara lain ilegal logging untuk kegiatan dapur arang, perubahan fungsi lahan menjadi tambak, kolam ikan, perkebunan, pertanian, pemukiman dan lain sebagainya.

Kesemuanya berimbas kepada abrasi pantai, banjir rob, hilangnya tempat pemijahan berbagai jenis biodata laut, udara maupun darat, berkurangnya hasil tangkapan nelayan, global warming, berkurangnya hasil kayu dan dari kawasan hutan mangrove tersebut

Pernyataan tersebut disampaikan kepala
Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Sumatera Utara pada pelaksanaan kegiatan penanaman bibit mangrove dengan mengambil lokasi di belakang SMPN 39 jalan Yong Panah Hijau, Lingkungan IV dan Lingkungan V, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Jumat (21/2/2020) pagi.

Kegiatan penanaman bibit mangorove itu dengan mengambil thema "Peduli Penghijauan Pantai & Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir".

Kegiatan penanama bibit mangrove tersebut dihadiri oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Drs.Martuani Sormin Siregar,M.Si Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto,SIK,M.Hum, Danlantamal I Belawan diwakili oleh Dansatrol Kol Laut (P) Ardian, Plt Walikota Medan diwakili oleh Kasatpol PP M. Sofyan, S.sos, Camat Medan Marelan Muhammad Yunus,STTP, Dir Ditpolairud Polda Sumut, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP DR.MHD R Dayan,SH,MH, Danyon Marhanlan I Belawan Mayor (Mar) Farick,M.Tr, Opsla, Kapolsek Medan Labuhan Kompol Edy Safari S,SH, Kadis Kehutanan Provinsi Sumut, Ketua Walantara Sumut, Karang Taruna, tokoh Masyarakat dan tokoh agama.






Rangkaian kegiatan diawali dengan acara pembukaan oleh protokol, dilanjut dengan pembacaan doa, penjelasan tentang pohon Mangrove oleh Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Provinsi Sumatera Utara. Berikutnya penyerahan bibit Mangrove, penyerahan kunci rumah hasil bedah rumah sebanyak 1 unit, penyerahan bibit kerang sebanyak 1 ton kepada kelompok nelayan maju bersama, penyerahan sembako, kata sambutan oleh Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs.Martuani Sormin Siregar,M.Si, penanaman mangrove oleh Kapoldasu dan Pju Poldasu serta di ikuti seluruh undangan dan masyarakat yang hadir.

Lebih lanjut, Kepala BPDASHL mengatakan kita ketahui bersama bahwa hutan mangrove adalah suatu proses pohon pohon yang tumbuh pada tanah aluvial di daerah pantai dan di sekitar muara sungai yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut dan dicirikan oleh keberadaan jenis jenis Avicenia spp, soneratia spp, Brugulera spp, Lumnitzero excoecaria, Xylocarpus spp, Anisoptaria dan Nyoa Fruticons.

"Disamping itu kawasan hutan mangrove yang baik dapat menjadi upaya peningkatan ekonomi masyarakat sekitar, usaha perikanan tangkap, dapur arang kayu, hasil hutan bukan kayu seperti buah buahan, Syrup, kerajinan tangan bahkan menjadi tempat wisata (ecotourism).
Oleh sebab itu acara pada hari ini menjadi sebuah momentum bagi kita semua untuk memulai upaya penyelamatan hutan mangrove khususnya di Sumatera Utara, kami Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) siap mendukung kegiatan - kegiatan seperti ini khususnya dalam penyediaan bibit manggrove," ujar Kepala BPDASHL Pemprovsu.

DANYON MARHANLAN I IKUT SERTA MENANAM BIBIT MANGROVE

Terpisah, dalam keterangan tertulisnya Danyon Marhanlan I Mayor (Mar) Farick,M.Tr, Opsla melalui anggota BA Intel Yonmarhanlan I Sersan Mayor Olven Situmorang,SH membenarkan tentang keikut sertaan Danyon Marhanlan I bersama prajurit Marinir dari Sarang Petarung/Naga Samudera melakukan penanaman bibit mangrove. Sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Liputan : Abdul Halil
Share it:

medan utara

Post A Comment:

0 comments: